Sekretaris Daerah (Sekda)  Kota Malang Wasto (Dok. MalangTIMES)
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Wasto (Dok. MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bus Malang City Tour (Macito) yang sudah beroperasi dalam beberapa tahun terakhir terpaksa berhenti melayani wisatawan sejak Agustus 2019. Alasannya, Macito belum memiliki kelengkapan surat kendaraan yang mengakibatkan bus tersebut untuk sementara waktu tidak diaktifkan terlebih dulu.

Sekretaris Daerah (Sekda)  Kota Malang Wasto menyampaikan, belum lengkapnya berkas kendaraan Macito membuat Pemkot Malang memilih untuk menghentikan operasi bus yang menjadi ikon wisata di Kota Pendidikan itu. Sebab, jenis bus yang beroperasi saat ini tidak sesuai dengan bentuk yang dikeluarkan pabrikan.

Baca Juga : PSBB Jakarta, 5 Perjalanan KA Jarak Jauh Daop 8 Surabaya Dibatalkan

"Yang jadi masalah itu karena busnya bertingkat. Sementara dalam spekulasi  pabrikan, harusnya bus biasa yang tidak bertingkat," katanya kepada wartawan saat ditemui di gedung DPRD Kota Malang.

Sehingga, lanjut Wasto, bus Macito akan dimodifikasi untuk kemudian bisa digunakan kembali. Apalagi, berdasarkan evaluasi, berkas dan surat kendaraan harus segera dilengkapi terlebih dulu sebelum akhirnya bisa digunakan kembali di jalanan. "Untuk sementara waktu kami tidak bisa melayani masyarakat dan wisatawan menggunakan bus Macito," ungkapnya.

Sementara terkait rencana pembuatan bus wisata baru untuk keliling Kota Malang gratis serupa Macito, Wasto menyampaikan hal itu masih belum dilakukan pembahasan secara lebih jauh. Sebab, ada beberapa mekanisme yang tentunya harus dibuat sebelum kemudian memutuskan untuk mengadakan bus baru.

"Kami akan koordinasikan tentunya terkait dengan surat-surat kendaraan bus Macito dulu. Agar nantinya tetap bisa digunakan kembali," ucapnya.

Baca Juga : Sering Dilalui Tapi Kini Ditutup, Berikut Jalur Alternatif yang Disediakan Polres Malang

Macito sendiri merupakan salah satu fasilitas gratis yang diberikan Pemerintah Kota Malang bagi wisatawan dan masyarakat. Sebanyak dua bus beroperasi setiap hari dan telah membawa ribuan turis mengelilingi beberapa sudut kota. Termasuk juga sering digunakan untuk menyambut tamu penting pemerintahan untuk kemudian diajak berkeliling Kota Malang menggunakan bus bertingkat tersebut.