Siswa dan Guru di Kota Malang Kini Dapat Melakukan Kegiatan Belajar Mengajar melalui Aplikasi Rumah Belajar

MALANGTIMES - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) telah membuat portal pembelajaran (one stop science) bagi guru, siswa, dan pihak terkait, yang diberi nama Rumah Belajar.

Insan Pendidikan Kota Malang mulai dari guru, peserta didik, orang tua, hingga masyarakat luas, kini bisa menikmati Aplikasi Rumah Belajar ini.

Rumah Belajar digunakan sebagai media untuk saling berbagi dan mengakses materi pendidikan kapan saja dan di mana saja.

Rumah Belajar dapat diakses melalui laman https://belajar.kemdikbud.go.id juga melalui perangkat Android dengan mengunduh aplikasi Rumah Belajar dari Playstore.

Dr Sediono Abdullah MSi (PTP Utama) menyatakan, aplikasi Rumah Belajar memiliki fitur-fitur utama.

"Di antaranya fitur Kelas Maya atau kelas digital, fitur buku sekolah elektronik, fitur sumber belajar dengan audio, video, dan animasi, fitur bank soal, fitur laboratorium maya, fitur wahana jelajah angkasa, fitur peta budaya, serta fitur PKB Guru," ujarnya saat sosialisasi aplikasi Rumah Belajar di hadapan ratusan Kepala satuan pendidikan jenjang SD Negeri maupun SD Swasta di sela kegiatan Semiloka Penguatan SPMI di Hotel Ijen Suite belum lama ini. 

Lebih lanjut, Sediono menyatakan bahwa Rumah Belajar Kemendikbud dibuat sebagai salah satu jawaban atas tantangan abad 21 yang saat ini telah memasuki era revolusi industry 4.0.

Keterampilan pada Abad 21 yang harus dimiliki yakni terbentuknya kualitas karakter (Religius, Nasionalis, Mandiri, Integritas dan Gotong Royong), terpenuhinya Literasi Dasar Kecakapan Hidup (Bahasa, Numerasi, Sains, Digital, Finansial, Budaya dan Kewarganegaraan), serta penumbuh kembangan Kompetensi Diri (Berpikir Kritis, Kreativitas, komunikasi dan Kolaborasi) agar siap dalam kancah persaingan global.

Selain mensosialisasikan ke kepala SD, Sediono juga mensosialisasikan Rumah Belajar Kemendikbud pada Kepala SMP Negeri dan Kepala SMP Swasta se Kota Malang di Aula Dinas Pendidikan Kota Malang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra Zubaidah MM mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah banyak memberikan kesempatan pada Insan Pendidikan Kota Malang mengembangkan serta meningkatkan kompetensi diri melalui berbagai pelatihan, sosialisasi, serta kebijakan-kebijakan yang diamanahkan untuk dijalankan demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas, berintegritas, dan berkarakter.

Zubaidah menyarakan, saat ini pendidik dan tenaga kependidikan wajib menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bentuk menghadapi tantangan Era Revolusi Industri 4.0.

"Jikalau tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan enggan untuk meningkatkan kompetensi dirinya melalui penguasaan TIK maka harus bersiap-siap untuk tertinggal," tandasnya.

 

Top