Tim Kesehatan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang saat melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Tim Kesehatan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang saat melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Jelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1440 H atau Idul Qurban, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang melakukan pemeriksaan di beberapa titik penjualan hewan ternak di Kota Malang. 

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi semua hewan kurban dalam keadaan sehat dan layak. Seperti yang terlihat hari ini (Rabu, 7/8), hewan di salah satu tempat penjualan hewan ternak di kawasan Jl Widas, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, diperiksa satu per satu untuk diketahui kondisinya.

Tim Kesehatan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang, drh Hilda Sari mengatakan, pemeriksaan hewan kurban ini sebagai antisipasi munculnya penyakit zoonosis. Infeksi yang ditularkan di antara hewan vertebrata dan manusia atau sebaliknya ini harus dicegah.

"Karena jika terjadi zoonosis, akan bisa menyebabkan salah satunya penyakit antraks. Jangan sampai Kota Malang ada yang terjangkit ini," ujar dia usai melakukan pemeriksaan terhadap hewan-hewan ternak di Kota Malang.

Ia menambahkan, pemantauan hewan ternak itu sudah dimulai sejak tanggal 6 Agustus lalu dan masih akan berlangsung hingga 9 Agustus mendatang. Saat ini, sebanyak 80 lokasi tempat penjualan hewan ternak telah didatangi.

Mulai dari pemeriksaan klinis hingga fisik hewan ternak kambing dan sapi dicek kondisinya. Terkait dengan pencegahan penyakit zoonosis, menurut dia, yang patut dicurigai adalah jika ditemukan gejala klinis pada lubang hewan, yakni keluarnya darah.

"Seperti pemeriksaan klinis keadaan kulitnya, kemudian selaput lendir, dan kondisi umumnya. Yang patut dicurigai kalau area lubang pada hewan dari hidung dan yang lainnya ini mengeluarkan darah. Nah ini harus dipisahkan dengan hewan yang sehat," imbuh Hilda.

Namun, sepanjang pemeriksaan yang telah dilakukan tim kesehatan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kota Malang, hasilnya nihil. "Secara umum di lokasi-lokasi yang sudah kami datangi itu hewan-hewannya dalam keadaan sehat. Kalau kambing biasanya itu scabies, kali ini juga aman," ungkap Hilda.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mengimbau kepada masyarakat yang akan membeli hewan kurban untuk memilih hewan yang sehat dan telah melalui pemeriksaan dari tim kesehatan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang.

Untuk mempermudah pembeli dalam memilih hewan sehat, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan  juga melabeli setiap hewan dengan stiker berwarna oranye bertanda Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang.

"Pilihlah hewan itu yang kondisinya sehat, mulai dari fisiknya hewan dari cara berdirinya. Kemudian nafsu makannya, kulit dan selaput lendirnya bersih. Dan yang telah diperiksa oleh tim kami, tandanya dengan label stiker," tandasnya.