Siswa-siswi SD Belajar Hadapi Keadaan Darurat di Tempat Keramaian

Sep 19, 2015 14:24
Foto: Tristania Dyah/malangtimes
Foto: Tristania Dyah/malangtimes

MALANGTIMES - Puluhan siswa siswi berseragam sekolah memadati lantai dasar Malang Town Square (Matos), Sabtu (18/9/2015) siang. Siswa-siswi tersebut berada di mall bukan untuk bermain atau mememani orang tuanya berbelanja. Melainkan, mengikuti Kelas Inspirasi Festival 2015 atau KI Fest 2015.

Penanggung jawab pelaksana KI Fest 2015, Amanah Alfian mengatakan, ini merupakan kegiatan pengenalan fasilitas mall dan simulasi penanggulangan kejadian emergency kepada anak-anak SD. 

"Anak-anak biasanya ke mall tidak pernah memperhatikan alat-alat penolong saat keadaan dadurat, di kelas inspirasi anak-anak dijelaskan manfaat dan cara penggunaan alat-alat tersebut," kata Alfian.

Dalam kegiatan ini, peserta yang merupakan siswa-siswi SDN Penanggungan 2 Kota Malang melakukan simulasi kejadian kebakaran. Dimana siswa diarahkan untuk belajar memadamkan api dan berlari menuju jalur evakuasi yang benar.

"Siswa diajarkan cara memadamkan api menggunakan alat pemadam, selama api masih berukuran kecil. Jika api sudah membesar anak-anak dianjurkan untuk menyelamatkan diri melalui jalur evakuasi yang benar. Tidak melewati lift atau eskalator," jelas Ama.

Dengan kegiatan ini diharapkan anak-anak mendapatkan pelajaran dan bisa menerapkannya dalam kondisi darurat yang sebenarnya. Sebab simulasi yang diajarkan tidak hanya dapat diterapkan di mall, melainkan tempat keramaian lain dan juga di rumah mereka sendiri. (*)

Topik
MatosKI Fest 2015

Berita Lainnya

Berita

Terbaru