Foto Istimewa
Foto Istimewa

MALANGTIMES - Persaingan industri perhotelan di Malang kini semakin hidup seiring meningkatkan minat wisata ke wilayah tersebut. 

Salah satu virtual hotel operator (VHO), OYO bahkan mengklaim pertumbuhan pemesanan kamar hingga 328 persen atau tiga kali lipat lebih pada kuartal II 2019 ini. 

Region Head Java OYO Indonesia Bayu Seto mengatakan, pertumbuhan bisnis di Malang mencatatkan angka yang signifikan sejak resmi beroperasi pada Januari 2019 lalu. 

Dalam waktu 7 bulan, menurut Bayu lebih dari 50 properti telah bergabung sebagai mitra OYO di Malang. 

"Pemesanan juga tumbuh signifikan, yaitu sebanyak 20.622 kali pemesanan di kuartal II, atau tumbuh dari kuartal I 2019 sebesar 328 persen," ujarnya. 

Dengan catatan tersebut, OYO mencatat ada transaksi pemesanan yang terjadi setiap 3 menit sekali. 

"Rata-rata pertumbuhan bisnis yang OYO capai 240 persen, dengan 58 hotel dan 1.081 kamar telah bergabung dengan jaringan OYO Hotels di Malang," sambungnya.

Dukungan bisnis yang dihadirkan OYO untuk para mitra melalui inovasi teknologi, lanjutnya, juga memungkinkan tingkat okupansi hotel-hotel OYO di Malang meningkat sebesar 95 persen setelah bergabung dengan jaringan OYO. 

"Kami menawarkan lebih dari 20 solusi berbasis aplikasi untuk memastikan operasional hotel yang mudah, serta memastikan pengalaman menginap terstandardisasi bagi tamu," tambahnya. 

Sementara itu, Ketua PHRI Kabupaten Malang Suyitno mengungkapkan bahwa sektor pariwisata Malang yang tumbuh pesat membuat Kementerian Pariwisata (Kemenpar) semakin serius dalam memperkuat positioning Malang di pasar pariwisata Indonesia. 

"Hal ini dapat menjadi kesempatan yang besar bagi para pemain di industri perhotelan dalam mengembangkan bisnisnya," ujarnya.

Penerapan teknologi dalam dunia perhotelan seperti yang dilakukan oleh OYO juga sejalan dengan fokus organisasi PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) yang berkomitmen bersama-sama meningkatkan bisnis perhotelan di Jawa Timur, dan Malang secara khusus. 

"Potensi pengembangan pariwisata di Kabupaten Malang akan diiringi dengan pengembangan perhotelan, mengingat kebutuhan hotel menjadi sarana paling penting untuk mengakomodir kebutuhan para wisatawan," pungkasnya.