Mahasiswa KKN Ringinkembar saat berkunjung, berdialog bersama warga (Unikama for MalangTIMES)
Mahasiswa KKN Ringinkembar saat berkunjung, berdialog bersama warga (Unikama for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sebelum melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa KKN Ringinkembar, terlebih dulu melakukan persiapan dengan menyusun program-program kerja yang mendukung hasil observasi di Desa Ringinkembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Dan dalam program kerja itu, mengarah pada arah pemberdayaan hasil potensi alam yang nantinya diharapkan bisa membantu memecahkan masalah atau kebutuhan masyarakat desa Ringinkembar.

Selain itu, program kerja pendukung juga mengarah bagaimana untuk berbaur dengan masyarakat serta terlibat langsung dalam kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat. Seperti kegiatan anak-anak desa, tahlil, bimbingan belajar serta kegiatan lainnya.

Dan dengan program kerja yang telah disusun, sejatinya bukan hanya untuk menggugurkan kewajiban mahasiswa saja, melainkan juga untuk mengaplikasikan ilmu yang selama ini mereka dapat di kampus, untuk diterapkan pada kehidupan nyata.

Disamping program kerja utama, KKN Unikama berusaha mengoptimalkan program kerja pendukungnya. Sehingga, dalam pelaksanaan program kerja tersebut, bukan asal-asalan dilaksanakan, namun dilaksanakan mahasiswa KKN Ringinkembar dengan penuh tanggung jawab dan bersungguh-sungguh bersama masyarakat desa.

“Anggota KKN berasal dari berbagai jurusan sehingga mereka dapat mengembangkan potensi sesuai keahlian, misalnya mengajar tari pada siswa SD,” terang Prathiwi mahasiswa PGSD Unikama.

Koordinator desa (kordes), Decky Satrio, menjelaskan, memang dalam kegiatan masyarakat Ringinkembar sehari-hari sangat minim SDM. Sehingga dengan adanya KKN Unikama, masyarakat menjadi lebih terbantu.

Seperti misalnya kegiatan mengaji. Selama ini, kegiatan mengaji di musala hanya terdapat satu ustad dan satu ustadzah. Sehingga dengan adanya KKN Unikama, murid santri-santri menjadi lebih terbantu dan terbimbing.
   
Sementara itu, salah satu warga Ringinkembar, Ateng, menyampaikan, jika desa tersebut merupakan desa yang tergolong tertinggal. Hal ini dibuktikan minimnya inovasi-inovasi baru serta sarana prasarana yang memadahi di desa yang ada di Kecamatan Sumbermanjing Wetan ini.

“Saya berharap KKN Unikama 2019 dapat membantu kendala-kendala yang dihadapi masyarakat Ringinkembar, misalnya kesulitan  air, kondisi jalan, dan tenaga pendidik," jelas Ateng.

Saat ini, beragam kegiatan positif telah dilakukan oleh KKN Unikama di Ringinkembar, yakni melakukan pendampingan kegiatan mengaji, mengajar anak-anak sekitar, pemasangan penunjuk jalan, mengikuti kegiatan tahlil dan pengajian, kunjungan kerumah warga dan membantu kegiatan di sekolah.

Untuk inovasi jangka panjang, rencana KKN Unikama adalah membuat waduk guna menampung air hujan agar saat musim kemarau dapat meminimalisir kekeringan air.