Jelang Dibukanya Exit Tol Mapan, Dishub Kota Malang Bakal Pasang Tiga ATCS

Aug 04, 2019 15:00
Ilustrasi (GridOto.com)
Ilustrasi (GridOto.com)

MALANGTIMES - Jelang dibukanya exit Tol Malang-Pandaan (Mapan) di kawasan Madyopuro, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang berencana memasang tiga Area Traffic Control System (ATCS) di sekitar kawasan tersebut. Tiga persimpangan yang akan dipasang traffic light adaptif itu adalah persimpangan Ranugrati, persimpangan Puntodewo, dan persimpangan Detasemen Polisi Militer (Denpom).

Baca Juga : Bakal Ditutup Setiap Hari, Ini Jalur Yang Terapkan Physical Distancing di Kabupaten Malang

Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto menyampaikan, saat ini rencana tersebut masih dalam proses pembahasan awal. Di mana akan ditentukan posisi TL hingga kondisi sekitar kawasan pemasangan. Sementara untuk pembahasan lebih lanjut akan dilaksanakan secara berkala hingga proses pemasangan. "Sebelumnya juga sudah dibahas dengan forum lalu lintas untuk penentuan lokasinya," kata Handi belum lama ini.

Lebih jauh dia menjelaskan, khusus untuk di persimpangan Puntodewo, juga akan dipasang trafifc light baru. Karena saat ini titik tersebut memiliki aktifitas lalu lintas yang cukup padat. Namun masih diurai secara manual oleh Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas).

"Sesuai dengan rekomendasi forum lalin beberapa waktu lalu, pada titik tersebut untuk bisa dipasang traffic light dengan ATCS nya. Karena memang dari simpang ranugrati hingga simpang Denpom di Jalan Kesatrian juga selalu macet. Apalagi saat jam sibuk seperti pagi dan sore," terang dia.

Dia menyampaikan, anggaran yang disiapkan untuk pengadaan ATCS mencapai Rp 3,8 miliar. Ditargetkan anggaran tersebut dapat diserap dan rampung pada 2019 ini. Sehingga, pengerjaan pemasangan maksimal dilakukan dalam kurun waktu tiga bulan.

Baca Juga : Tanggapan Resmi Gojek dan Grab soal Fitur Ojek Online yang Hilang dari Aplikasi

Handi menyampaikan jika dalam pengadaan tersebut, Dishub Kota Malang juga melibatkan tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang untuk pendampingan. "Kami meminta pendampingan agar seluruh proses mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan tidak melenceng dari koridor dan regulasi yang ada," pungkasnya.

 

Topik
MalangBerita MalangExit Tol MapanDishub Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru