5 Kali Angkut Air, Helikopter Lakukan Water Bombing di Gunung Arjuna

Aug 03, 2019 15:48
Proses saat melakukan water bombing di  Gunung Arjuna. (Foto: istimewa)
Proses saat melakukan water bombing di  Gunung Arjuna. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Water bombing atau pengeboman air dari udara di Gunung Arjuna, Kecamatan Bumiaji pada Sabtu (3/8/2019) telah usai dilaksanakan. Helikopter dengan jenis RA-22747 melakukan 5 kali water bombing.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu sudah tiba sebelumnya di Landasan Udara Abd Saleh pada Jumat (2/8/2019) siang pukul 13.30. Kemudian Sabtu pukul 09.30 WIB tim gabungan melakukan persiapan menuju lokasi kebakaran hutan Gunung Arjuna.

Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan air untuk kebutuhan untuk water bombing di Bendungan Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang pukul 10.30. Untuk muatan air yang diangkutan itu mencapai 4 ribu liter.

Setelah melakukan pengambilan air itu, helikopter langsung menuju dibeberapa titik api yang masih memiliki bara api. Sedangkan bara api itu ada di 7 titik, titik ke pertama dengan koordinat S -7°45’49,41” E -112°35’07,73”. Titik ke dua Koordinat : S -7°45’52,55” E -112°35’06,68”. Lalu titik ke tiga dengan koordinat : S -7°45’51,97” E -112°35’05,31”. Titik ke empat  Koordinat : S -7°45’54,14” E -112°35’01,08”. 

Titik ke loma dengan Koordinat S -7°45’55,20” E -112°34’56,90”. Titik ke enam dengan Koordinat S -7°46’01,45” E -112°34’52,22”. Dan titik Ke tujuh dengan Koordinat S -7°45’57,08” E -112°34’39,43”.

Water bombing langsung dilakukan mulus di salah satu titik, kemudian helikopter kembali lagi mengambil air di Bendungan Selorejo. “Jarak waktu pengambilan air ke Gunung Arjuna, lalu kembali ke bendungan kurang lebih 30 menit,” kata Suhartono, Koordinator TRC BPBD Kota Batu.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Ia menjelaskan pengambilan air itu dilakukan sebanyak 5 kali. Untuk satu kali pengambilan dan melakukan water bombing itu diprediksi kurang lebih 30 menit. “Estimasi jarak waktu ke Bendungan Selorejo ke Gunung Arjuna ke Bendungan Selorejo kita menghitungnya kurang lebih 30 menit ini,” imbuhnya.

Pengambilan ke lima itu terhitung pukul 12.30 WIB dan water bombing itu selesai kurang lebih pukul 13.00. Saat helikopter mengangkut air itu lanjut Suhartono, menjadi tontonan warga sekitar. Karena tidak ingin melewatkan momen langka tersebut. 

Topik
Malang Berita Malang Proses saat melakukan water bombing Water bombing Kecamatan Bumiaji telah usai dilaksanakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Berita Lainnya

Berita

Terbaru