Water Bombing Gunung Arjuna, Pagi Ini Tim Lakukan Steriliasi Zona di Bendungan Selorejo

Aug 03, 2019 10:53
Tim saat melakukan sterilisasi zona di Bendungan Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Sabtu (3/8/2019).
Tim saat melakukan sterilisasi zona di Bendungan Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Sabtu (3/8/2019).

MALANGTIMES - Langkah pemadaman kebakaran hutan di Gunung Arjuna  dengan water bombing atau pengeboman air dari udara segera dilakukan Sabtu (3/8/2019) siang ini. Saat ini tim sedang melakukan sterilisasi zona pengambilan air di Bendungan Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.

Melihat hingga Sabtu ini bara api masih belum padam. Sehingga langkah dengan mendatangkan helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah dihadirkan Jumat (2/8/2019) siang.

Ya rencananya siang ini pengeboman air dari udara itu akan dilakulan. Nelihat kepulan asap tebal masih menyelimuti kawasan langit Gunung Arjuna.

Baca Juga : Terkuak, Data Petani Terkena Limbah Greenfields Sejak Tahun Lalu Telah Dilaporkan, Tapi...

”Update penanganan darurat kebakaran hutan Gunung Arjuna Sabtu pagi ini di Bendungan Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang dilakukan sterilisasi zona pengambilan air untuk water boombing,” ungkap Koordinator TRC PB BPBD Kota Batu. 

Sterilisasi zona ini dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Kota Batu, Jasa Tirta dan Polsek Ngantang agar nantinya tidak ada aktivitas di area pengambilan air. “Ini dilakukan supaya kalau helikopternya ngambil air tidak ada kegiatan di bawahnya,” imbuhnya.

Namun yang perlu diwaspadai terdapat banyak jalur listrik tegangan tinggi yang melintang (sutet) yang dapat mengganggu operasional water boombing. “Terdapat beberapa sutet yang nantinya ini dapat menganggu,” tambah warga Kelurahan Temas, Kecamatan Batu ini. 

Luasan lahan yang terdampak kebakaran hutan sejak 6 hari yang lalu, diketahui mencapai 300 hektare di Gunung Arjuna. Yang menyisakan bara api di beberapa yang akan dipadamkan. 

Terpantau masih ada 7 titik bara api, titik ke pertama dengan koordinat S -7°45’49,41” E -112°35’07,73”. Titik ke dua Koordinat : S -7°45’52,55” E -112°35’06,68”. Lalu titik ke tiga dengan koordinat : S -7°45’51,97” E -112°35’05,31”. Titik ke empat  Koordinat : S -7°45’54,14” E -112°35’01,08”. 

Titik ke lima dengan Koordinat S -7°45’55,20” E -112°34’56,90”. Titik ke enam dengan Koordinat S -7°46’01,45” E -112°34’52,22”. Dan titik Ke tujuh dengan Koordinat S -7°45’57,08” E -112°34’39,43”.

Sebelumnya dalam rangka pengamanan pelaksanaan operasi pemadaman udara,  pelaksanaan operasi pemadaman darat dihentikan. Seluruh personel yang masih melaksanakan aktivitas pemantauan pemadaman ditarik kembali ke posko.

Baca Juga : Hama Tikus Bikin Buntung, Dinas Pertanian : Alat Bantuan Masih Terkendala Lelang

"Terhitung Jumat pukul 16.00 WIB. Area lokasi yang menjadi target operasi pemadaman udara harus steril dari petugas pemadaman darat,  pendaki, dan masyarakat," tutupnya.

Topik
MalangBerita Malangpemadaman kebakaran hutan di Gunung Arjunaungkap Koordinator TRC PB BPBD Kota BatuUpdate penanganan darurat kebakaran hutan
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru