Screenshot protes coret-coret kursi kuliah di UMM yang ramai di medsos (@acaramalang)
Screenshot protes coret-coret kursi kuliah di UMM yang ramai di medsos (@acaramalang)

MALANGTIMES - Belum selesai viral persoalan yang menimpa Rahil Hamdi, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang terancam drop out (DO) karena masalah administrasi, Media sosial (medsos) kembali ramai terkait postingan video berdurasi pendek terkait "vandalisme".

Tulisan bernada protes yang entah siapa yang membuat di kursi ruang kuliah UMM, di posting oleh akun acaramalang, Jumat (02/08/2019). "DPP/SPP larang (mahal, red) oleh kipas angin," tulisnya di belakang kursi  yang berada di ruang kuliahan. 

Sontak saja, postingan video tersebut ramai diperbincangkan warganet. Dimana, mereka satu sama lain mengomentari protes ala mahasiswa terkait tidak sebandingnya iuran DPP/SPP dengan fasilitas di ruangan kuliah yang ada di video.

Akun closefriend12 menuliskan, "La kalau ke kampus cuma cari AC, ke Indomaret aja kagak usah ke kampus," komentarnya menyikapi coretan protes tersebut.

Komentar lebih pedas dilontarkan @prayoga_aridl yang menyatakan, "Yang....siapa nih...kalau minta2 setidaknya yang sopan dikit lah, masa kaya pecundang gitu. Itu mah bocah smp bukan mahasiswa," tulisnya.

Berbagai komentar miring juga banyak bertebaran menyikapi persoalan itu. Bahkan, akun fk_izm membandingkan masa kuliahnya dulu dengan adanya protes yang dituliskan di kursi belakang ruang kulihan tersebut. "Zamanku gak ada ACC ga rewel, loss ga manja," komentarnya.

Di satu sisi, warganet lain mendukung "vandalisme" tersebut sebagai ungkapan kejengkelan yang dimungkinkan tidak ditanggapi oleh pihak kampus.

Seperti yang disampaikan akun baskara-hidaya yang menulis, "Berarti dia protes sudah tidak didengar. Kenapa sampai begini, jangan nyalahin orangnya saja, kudu berkaca kenapa ada protes. Orang protes kok salah..." komentarnya.
"Bagus lanjutkan...," tulis @baskara_hidaya melanjutkan.

Senada beberapa akun lain juga memberikan apresiasinya atas protes itu. Ada yang menyampaikan hal tersebut bisa dicontoh dalam mengekspresikan kejengkelan atas uang yang dibayar kuliah yang tidak sebanding dengan fasilitas yang didapatkan. Tapi, ada juga warganet yang meresponnya dengan santai. Seperti yang dituliskan oleh akun ekkicandra. "Sing gak kuliah kayak aku mung ISO gitu cekakakan," tulisnya.