Plt Bupati Malang Sanusi siap kawal dan pacu investasi di wilayahnya. (dok MalangTIMES)
Plt Bupati Malang Sanusi siap kawal dan pacu investasi di wilayahnya. (dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Malang tidak sendirian terkait percepatan dan penguatan investasi yang diproyeksikan semakin meningkat jumlahnya di berbagai sektor di Kabupaten Malang. Ada dukungan penuh dari Plt Bupati Malang Sanusi.

Baca Juga : Turut Terdampak Covid-19, Pembangunan Rest Area Terminal Madyopuro Ditunda

Sanusi menyatakan bahwa dirinya akan terus mengawal dan memacu minat para investor untuk menanamkan dananya di Kabupaten Malang. "Tentunya kita terus dukung itu. Dengan potensi besar yang kita miliki, investasi di Kabupaten Malang sangat menjanjikan bagi para investor," kata dia, Kamis (01/08/2019).

Apalagi, lanjut Sanusi, Pemkab Malang juga akan memiliki peraturan daerah (perda) kemudahan investasi dan pemberian insentif bagi para investor nantinya. Perda itu akan semakin menguatkan kenyamanan dan keamanan bagi para pelaku usaha di Kabupaten Malang.

Di tubuh DPMPTSP Kabupaten Malang sendiri, Sanusi beberapa kali memberikan apresiasinya atas kinerja yang diperlihatkan. "Jadi, di sektor investasi, OPD terkait telah siap dengan berbagai pelayanan prima yang akan mempermudah perizinan. Aturan daerahnya juga ada. Tinggal menunggu disahkan, kita jalan untuk memakmurkan masyarakat Kabupaten Malang," ungkapnya.

Perda kemudahan berinvestasi dan pemberian insentif itu juga berjalan seiring dengan pemberdayaan dan perlindungan bagi pelaku usaha kecil menengah di Kabupaten Malang.  Para pelaku itu juga telah berkontribusi cukup besar dalam perputaran ekonomi Kabupaten Malang. 

Dari data DPMPTSP Kabupaten Malang tahun 2018 lalu, mereka mampu menghasilkan Rp 3 triliun. Masih di atas penanaman modal asing yang hanya bertengger di angka Rp 2 triliun.
"Kekuatan ekonomi rakyat juga besar dan tentunya  perlu terus didorong dan dilindungi. Karena itu, dalam ranperda itu juga masuk. Kita pacu investasi dengan tetap juga mendorong UMKM (usaha mikro kecil menengah) dan IKM (industri kecil menengah) itu," ujar Sanusi.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Revitalisasi Pasar Bunulrejo Dibatalkan

Politikus PKB juga berharap banyak,  akan berlakunya regulasi daerah bisa benar-benar ditopang oleh seluruh jajarannya. Pasalnya, persaingan antardaerah semakin ketat dalam menarik investor untuk masuk dan menanamkan dananya. Baik di bidang pariwisata, usaha, pertanian dan peternakan serta sektor lainnya.

"Saya akan pacu investasi dan saya harap semua OPD juga mendukung langkah ini. Sehingga sampai tahun 2021 datang, salah satu program pengentasan kemiskinan semakin turun serta masyarakat lebih sejahtera dengan adanya investasi yang masuk," tandas Sanusi.