MALANGTIMES - Pemetaan enam wilayah pengembangan (WP) investasi di Kabupaten Malang telah tersedia.

Pun, dengan berbagai reformasi di tubuh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Malang, dalam memberikan pelayanan prima terkait seluruh perizinan.

Ibarat lintasan balapan, kendaraan telah berada di track yang tepat. Tinggal menginjak gas dan melesat cepat di lintasan balapan.

Hal ini pula yang menggambarkan kondisi investasi yang diprediksi akan terus meningkat di Kabupaten Malang. 

Optimisme itu diusung oleh DPMPTSP Kabupaten Malang, melalui Iriantoro orang nomor satu di dinas yang melayani perizinan dan investasi.

"Kita optimis nilai investasi meningkat terus setiap tahun. Di semester pertama tahun ini saja sudah bisa melampaui perolehan tahun 2018 lalu," kata Iriantoro Kepala DPMPTSP Kabupaten Malang, Kamis (01/08/2019) kepada MalangTIMES.

Seperti diketahui, di tahun 2018 lalu perolehan investasi mencapai Rp 27 triliun dengan rincian Investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp 22 triliun dan penanaman modal asing (PMA) Rp 2 triliun. 

Termasuk penanaman modal dalam negeri (PMDN) non fasilitasi sebesar Rp 3 triliun.
Optimisme Iriantoro semakin tinggi, untuk meraih capaian investasi yang lebih tinggi lagi di tahun 2019 ini. 

Yakni dengan disetujuinya rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi serta pemberdayaan usaha mikro oleh DPRD Kabupaten Malang.

Melalui Ranperda tersebut, diharapkan investasi di Kabupaten Malang akan semakin menarik banyak investor dalam dan luar negeri. 

Sekaligus semakin menguatkan sektor UMKM dan IKM yang masuk dalam PMDN non fasilitasi.

"Tentunya dengan adanya regulasi daerah di sektor investasi itu, akan semakin mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sekaligus memberikan kemudahan bagi para investor. Kita siap untuk menyongsong itu dengan pelayanan prima," ujar Iriantoro.

Ranperda tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi serta pemberdayaan usaha mikro, memang telah terbilang lama dinanti.

Masuk dalam Prolegda tahun 2018 lalu, regulasi daerah satu ini memiliki potensi besar dalam memberikan kepastian hukum bagi para investor sekaligus masyarakat yang bergerak di bidang UMKM dan IKM.

Rahmad Kartala, juru bicara DPRD Kabupaten Malang, menyampaikan, tidak bisa dipungkiri penanaman modal mempunyai peranan penting untuk menumbuhkan pertumbuhan perekonomian daerah. 

Baik, meningkatkan pendapatan masyarakat, menyerap tenaga kerja lokal dan memberdayakan sumberdaya lokal. 

Termasuk juga meningkatkan pelayanan publik, meningkatkan produk domestik regional bruto serta mengembangkan usaha mikro, kecil dan koperasi.

Tapi, lanjut Rahmad, dalam meraih hal itu khususnya dalam pemberian insentif dan kemudahan investasi perlu dioptimalkan dan sejalan dengan perkembangan iklim usaha yang kondusif saat ini.

"Karenanya, ada beberapa hal penting dalam rancangan Perda tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi. Salah satunya adalah pembangunan ekonomi berkelanjutan serta meningkatkan kemampuan daya saing," ujarnya yang melanjutkan, dari berbagai rapat dengan pihak eksekutif akhirnya DPRD Kabupaten Malang menyetujui Ranperda itu di Juni 2019 lalu.

"Sudah kita setujui. Tinggal pengesahan dan nantinya eksekutif yang harus berlari cepat dengan adanya regulasi ini," imbuh Rahmad.

Terkait hal tersebut, Iriantoro juga menyampaikan, bahwa DPMPTSP telah melakukan berbagai sinergitas dengan OPD lainnya di Kabupaten Malang. 

Bahkan seluruh camat pun dilibatkan dalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui penanaman investasi di wilayahnya masing-masing.

Fasilitasi penciptaan iklim usaha yang mendukung pemberdayaan usaha mikro, pendanaan, sarana prasarana, informasi usaha, kemitraan, perizinan usaha, kesempatan berusaha, promosi dagang serta dukungan kelembagaan. Telah bergerak diberbagai OPD Kabupaten Malang.

"Semua telah bergerak untuk itu. Karena memang semua program OPD kan diarahkan ke pengentasan kemiskinan, pariwisata dan lingkungan hidup. Jadi kita telah bergerak juga," ujarnya.

Maka, ibarat kendaraan balap, track sudah tepat tinggal menginjak gas dan melaju cepat di lintasan untuk meraih kemenangan.