Dinas Pendidikan Kabupaten Malang bekali 64 Cakep SD untuk menghadapi diklat Agustus 2019 datang (dok MalangTIMES)
Dinas Pendidikan Kabupaten Malang bekali 64 Cakep SD untuk menghadapi diklat Agustus 2019 datang (dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Menindaklanjuti pemantapan peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di lembaga pendidikan dasar atau sekolah dasar (SD) di Kabupaten Malang, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang kembali mengumpulkan 64 Calon Kepala Sekolah (Cakep) SD dalam kegiatan pembekalan.

Pembekalan yang dilakukan terhadap 64 Cakep SD bertemali erat dengan harapan besar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. 

Yakni, mengisi berbagai kekosongan formasi kepala sekolah dasar yang ada di Kabupaten Malang sekaligus bagian dari regenerasi kepemimpinan di berbagai lembaga pendidikan dalam naungan Dinas Pendidikan.

Dimana, salah satu indikator belum maksimalnya kualitas pendidikan SD karena masih banyaknya sekolahan yang jumlah pendidik nya terbilang sedikit. Terutama bagi para ASN guru di lembaga pendidikan SD.

Kondisi itulah yang membuat Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, menitipkan harapan besar kepada 64 Cakep SD yang akan menjalankan diklat yang rencananya digelar tanggal 3 sampai 9 Agustus dan bertempat di Hotel Radho Syariah yang berlokasi di depan Pemandian Sengkaling.

“Tentunya kita berharap banyak pada 64 Cakep SD ini. Karena untuk sampai ke diklat itu mereka telah berupaya keras lolos di tahap awal, yaitu administrasi untuk jadi calon kepala sekolah dasar. Karena itu saya harap semuanya yang terpilih semangat dan tidak boleh malas untuk melalui tahap diklat itu,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang M Hidayat melalui Kepala Bidang Tenaga Teknis dan Kependidikan, Suwandi, Kamis (01/07/2019).

Suwandi menegaskan ulang, seperti yang disampaikannya dalam pembekalan kepada 64 Cakep SD yang dikumpulkan, beberapa hari lalu.

Bahwa untuk mencapai tahap diklat cakep SD yang akan dilaksanakan oleh LP2KS Solo, seluruh cakep benar-benar mampu melaluinya.

“Jadi harus semangat dan tidak boleh malas karena mendengar kata diklat ini. Apalagi berangkat dengan kon sisi terpaksa nantinya. Ada tugas mulia bagi para cakep SD ini menanti, yaitu semakin meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa di Kabupaten Malang,” ujarnya.

Seperti diketahui 64 Cakep SD yang lolos ke tahap diklat sudah melalui proses dan penyaringan oleh korwil cam, pengawas, kabid dan PGRI Kabupaten Malang. Mereka dianggap memiliki kompetensi untuk mengabdi lebih maksimal lagi dengan kondisinya saat ini.

Modal semangat dan niat beribadah untuk mencerdaskan anak bangsa, menjadi kunci yang harus dipelihara terus bagi para pendidik di Kabupaten Malang. 

Karena dengan hal tersebut, lanjut Suwandi, seluruh tahapan untuk mencapai hasil terbaik akan terasa lebih ringan di emban oleh 64 Cakep SD.

“Karena, setelah diklat cakep SD yaitu pelaksanaan In-Service Learning 1.  Akan dilanjut on the job learning (OJL) kurang lebih satu bulan selama dua kali. Setelah itu mereka dimintai laporan dan dibimbing narasumber untuk melihat sejauh mana tugas yang dilakukan peserta diklat," ungkap nya.

Rangkaian tahapan tersebut, tanpa adanya semangat dan niat beribadah, lanjut Suwandi, akan terasa berat dilalui oleh 64 Cakep SD Kabupaten Malang. 

Sehingga Dinas Pendidikan Kabupaten Malang berharap banyak kepada mereka untuk mampu lolos dari berbagai tahap tersebut.

“Harapan kita semua lulus dan saya optimis mereka bisa lolos dari berbagai tahap itu. Karena efeknya bagi kebaikan dunia pendidikan di kabupaten Malang,” pungkas nya.