Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (berdiri) saatRapat Forum Komunikasi Karang Werdha Kota Malang saat menghadiri Fasilitasi Kegiatan Karang Werdha Tahun Angkatan 2019, Kamis (1/8/2019) (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (berdiri) saatRapat Forum Komunikasi Karang Werdha Kota Malang saat menghadiri Fasilitasi Kegiatan Karang Werdha Tahun Angkatan 2019, Kamis (1/8/2019) (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).



MALANGTIMES - Angka harapan hidup ditarget naik, pemerintah Kota Malang ajak lansia konsumsi sayur dan buah (sabu). Karena sayur dan buah menjadi salah satu makanan sehat yang sangat diperlukan untuk tubuh. 

Dengan gerakan tersebut, diharapkan lansia di kota pendidikan ini lebih produktif dengan angka harapan hidup yang terus bertambah.

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat hadir dalam Rapat Forum Komunikasi Karang Werdha Kota Malang Fasilitasi Kegiatan Karang Werdha Tahun Angkatan 2019, Kamis (1/8/2019) di kantor Dinas Sosial Kota Malang menyampaikan, saat ini angka harapan hidup Kota Malang adalah 72 tahun. Dalam beberapa tahun ke depan, angka harapan hidup ditarget bisa melebihi.

"Maka perlu ada upaya pendampingan khusus agar target tersebut tercapai," katanya.

Pria yang akrab disapa Bung Edi itu menyampaikan, selain mengudarakan gerakan makan sayur dan buah, fasilitas ramah lansia di Kota Malang juga terus ditambah. Mulai dari taman yang dilengkapi dengan sederet fasilitas ramah lansia, layanan kesehatan, hingga proses pendampingan khusus bagi lansia.

"Kesemuanya dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lansia," imbuhnya.

Selain itu, untuk layanan kesehatan menurutnya juga telah disediakan posyandu lansia. Di mana hampir semua puskesmas sudah menerima layanan tersebut. Lansia pun dapat memeriksakan kesehatan mereka secara berkala ke puskesmas dengan lebih mudah.

Lebih jauh dia memaparkan jika anggaran yang ditetapkan untuk memberi layanan kepada lansia adalah lima persen dari APBD yang ditetapkan. Anggaran tersebut dipergunakan untuk beberapa program di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

"Dan pendataan terhadap lansia terus dilakukan. Ada pusat kesejahteraan sosial (Puskesos) di setiap kelurahan yang juga bisa dimanfaatkan oleh lansia. 2020 kami juga targetkan seluruh warga Kota Malang sudah pegang BPJS," urainya lagi.

Sementara itu, kegiatan fasilitasi kegiatan Karang Werdha yang diselenggarakan Dinas Sosial Kota Malang tersebut diikuti oleh puluhan koordinator lansia di setiap kelurahan yang tersebar di lima kecamatan. 

 

End of content

No more pages to load