Wali Kota Malang Sutiaji (tengah) saat bernyanyi bersama anak-anak dalam kegiatan Forum Anak Kota Malang. (Pipit Amggraeni/MalamgTIMES)

Wali Kota Malang Sutiaji (tengah) saat bernyanyi bersama anak-anak dalam kegiatan Forum Anak Kota Malang. (Pipit Amggraeni/MalamgTIMES)



MALANGTIMES - Jadi kota layak anak kategori madya, Pemerintah Kota Malang bakal meningkatkan sederet fasilitas dan keamanan bagi tumbuh kembang anak-anak. Salah satunya melalui pembatasan pemakaian gadget yang memang sudah sejak lama diperbincangkan. Targetnya, tahun ini akan dibuatkan aturan yang lebih mengikat melalui peraturan wali kota (perwal).

Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan, peraturan tentang pembatasan penggunaan gadget pada anak-anak itu saat ini dalam tahap pembahasan. Dinas terkait yang mengampu kesejahteraan anak-anak, yaitu Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Malang, sudah diminta untuk menyusun peraturan tersebut.

"Pembatasan pemakaian gadget akan segera dibuatkan melalui perwal. Melalui OPD terkait, sudah saya minta segera menyusun," katanya usai menghadiri acara Temu Anak Kegiatan Fasilitasi Forum Anak Kota Malang Tahun 2019, Rabu (31/7/2019) di Hotel Sahid Montana.

Bukan hanya pembatasan gadget. Untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada anak-anak, Pemerintah Kota Malang juga akan menambah fasilitas bermain di ruang terbuka hijau dan kantor pemerintahan. Selain itu, keamanan dan kenyamanan bagi anak-anak akan terus ditingkatkan melalui berbagai peraturan yang sifatnya memberi perlindungan kepada anak-anak.

Wali Kota Malang saat menyerahkan akta kelahiran dalam Forum Temu Anak Kota Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

"Kami akan menambah ruang terbuka hijau dengan klasifikasi khusus yang layak anak. Seperti dilengkapi dengan tempat bermain. Selain itu, kantor pemerintahan hingga kelurahan diharapkan nanti dilengkapi dengan tempat bermain anak-anak," imbuh Sutiaji.

Pria berkacamata itu juga menyampaikan, pendampingan konseling kepada anak-anak dan orang tua selama ini tidak hanya melekat pada sekolah atau lembaga pendidikan saja. Juga ada bimbingan konseling yang disediakan dan dapat memberikan pendampingan hingga ke tingkat RT dan RW.

"Sudah ada untuk konseling, tapi memang perlu ditingkatkan lagi itu. Sehingga saat terjadi sesuatu pada anak, orang tua juga bisa mengambil langkah yang tepat dan berani melapor," ucap nya.

Melalui beberapa inovasi dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan anak-anak itu, diharapkan predikat Kota Layak Anak dapat terus dipertahankan. Jika tahun ini predikat tersebut diperoleh dari tingkat madya, maka tahun depan diharapkan dapat meningkat menjadi nindya. "Dan diharapkan nanti bisa meraih predikat utama seperti Kota Surabaya," ujar Sutiaji.

Dalam kegiatan Forum Anak Kota Malang itu, Sutiaji sempat bermain dengan para peserta yang datang. Mulai dari memberikan kuis yang berkaitan dengan pengetahuan hingga bernyanyi bersama. Wali kota  tampak sangat akrab saat menandungkan beberapa lagu anak-anak secara bersama-sama.

 

End of content

No more pages to load