MC Oneng Sugiarta dengan buku terbarunya yang berjudul Menikah. (Foto: Dokumen MalangTIMES)

MC Oneng Sugiarta dengan buku terbarunya yang berjudul Menikah. (Foto: Dokumen MalangTIMES)



MALANGTIMES - MC kenamaan asal Malang, Oneng Sugiarta kembali menghadirkan karya buku terbaru. Setelah sukses dengan buku Belajar MC: A Beginners Guide to Being a Good Master of Ceremony, di penghujung Juli 2019 ini Oneng hadir dengan karya berjudul Menikah: A Guide to Plan Your Perfect Wedding. 

Buku yang telah digagas sejak 2016 ini, lahir dari berbagai pengalaman langsung Oneng ketika bersentuhan dengan event-event pernikahan. Buku setebal 97 halaman itu berisi tulisan-tulisan yang memberikan banyak pandangan tentang pernikahan. 

Buku tersebut, tidak hanya ditujukan bagi pasangan yang tengah merencanakan pernikahan. "Buku Menikah ini lebih banyak menyuguhkan nilai positifnya dibanding mudorotnya," ujar Oneng, Senin (29/7/2019) petang di sela acara launching yang berlokasi di SaigonSan Rooftop Lounge, Hotel Tugu Malang. 

Dia juga menuliskan tips-tips menjelang pernikahan. Oneng menyebut, selama penyusunan buku, dia juga melakukan berbagai penelitian dan survei untuk memberikan data konkret bagi pembaca. 

"Sebelum pembuatan buku ini juga banyak survei ke beberapa relasi termasuk beberapa wedding organizer. Sehingga, dengan hadirnya buku panduan menikah ini bisa memberikan pandangan kepada mereka," tuturnya. 

Dalam buku ini dipaparkan pula tips persiapan menuju ke pernikahan. Misalnya menentukan tema yang akan diusung, dianjurkan untuk memilih tema yang sesuai keinginan juga pas dengan budget. Tema yang digunakan sebaiknya mempertimbangkan situasi seperti musim, tempat pernikahan, hobi dan budaya. 

Bila menginginkan tema yang spesifik bisa menggunakan warna agar bisa memudahkan. "Tentukan lokasi pernikahan, memilih vendor, rileks, persiapan fisik, komunikasi intens dengan calon suami, dan jangan lupa melakukan perawatan untuk mempercantik diri," urainya.

Tak hanya itu, buku Menikah juga banyak memberikan panduan-panduan praktis. Oneng berharap, tulisan tersebut bisa mengedukasi calon pengantin agar siap sepenuhnya menuju pernikahan. "Dengan hasil survei langsung ke vendor, event organizer, maupun calon pengantin, isi buku ini saya kira bisa memberikan gambaran secara gamblang hingga ke detail soal susunan acara," paparnya.

Dia menceritakan bahwa buku ini tercetus atas dasar pengalamannya sebagai MC Wedding sejak 2007 silam. Selama menjalankan profesinya tersebut, tak jarang ia menemui calon pengantin yang kerepotan. Mulai dari adanya perbedaan konsep antara calon mempelai pria dan wanita, hingga kurangnya referensi tentang pernikahan.

Oneng berharap, kehadiran buku Menikah juga untuk mengedukasi masyarakat terutama calon pengantin, agar mereka memahami arti serta menjalankan setiap prosesi sesuai dengan pakemnya. 

"Sebagian dari mereka juga tak sepenuhnya memahami urutannya, bahkan dianggap hanya sebagai formalitas semata. Padahal, setiap prosesi memiliki arti dan makna yang sakral baik itu Jawa, Chinese maupun modern," pungkas nya. 

End of content

No more pages to load