Warga yang berupaya menyelamatkan korban sesaat setelah kecelakaan terjadi (Foto : Istimewa)
Warga yang berupaya menyelamatkan korban sesaat setelah kecelakaan terjadi (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Akses Jalan Raya Desa Kuncoro, Kecamatan Sumberpucung yang dikenal “angker” kembali memakan korban. 

Kali ini giliran Jumangin warga Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung yang menjadi korban kecelakaan, Senin (29/7/2019).

Baca Juga : Viral, Longsor Sukanagara Cianjur Nyaris Telan Korban Seorang Pengendara Motor

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, peristiwa kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. 

Ketika itu, korban kedapatan sedang mengayuh sepeda angin miliknya dari arah utara dengan kecepatan rendah.

Setibanya di Jalan Raya Desa Kuncoro, tepatnya di kilometer 115-116 arah Malang - Blitar. Kakek 75 tahun itu berniat menyeberang jalan. 

Namun disaat bersamaan, dari arah timur juga melintas kendaraan sepeda motor Vario 125 nopol N-4938-EEO, yang dikendarai Valentina Safutri warga Desa/Kecamatan Kromengan dengan kecepatan sedang.

”Berdasarkan hasil penyidikan sementara, diduga korban tidak memperhatikan sebelah kiri-kanan sebelum menyebrang jalan. Lantaran jarak yang sudah dekat, pengendara sepeda motor tidak bisa menguasai laju kendaraannya yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan ,” kata Kanit Laka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto.

Warga beserta pengguna jalan yang mengetahui insiden ini, bergegas menyelamatkan kedua pengendara. 

Sedangkan sebagian lainnya memilih melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, anggota Unit Laka Lantas Polres Malang langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. 

”Dari informasi sementara, hingga saat ini kedua pengendara masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit Wava Husada Kepanjen,” sambung Agus kepada MalangTIMES.com.

Baca Juga : Pakai Baju APD, Tim Medis Evakuasi Jenasah Pria yang Meninggal Mendadak di Singosari

Berdasarkan kabar yang beredar, pengendara sepeda motor hanya mengalami luka ringan.

Perempuan 22 tahun itu diketahui hanya mengalami luka lecet dibagian tangan dan kakinya. 

Sedangkan pengendara sepeda angin masih menjalani perawatan intensif lantaran mengalami kritis usai kepalanya terbentur aspal.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih terus menggali keterangan dari beberapa saksi.

Selain itu, dua kendaraan yang terlibat kecelakaan juga sudah diamankan petugas guna kepentingan penyidikan. 

”Kasus ini masih dalam tahap pendalaman, petugas masih mempelajari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan keterangan dari beberapa saksi mata,” pungkasnya.