Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang Sri Meicharini berharap pelayanan adminduk tahun 2020 bisa dilakukan di tingkat kecamatan (Nana)
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang Sri Meicharini berharap pelayanan adminduk tahun 2020 bisa dilakukan di tingkat kecamatan (Nana)

MALANGTIMES - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang, berharap banyak terkait pelayanan kependudukan, bisa dilakukan secara penuh di tingkat kecamatan. Sehingga mampu memecah kepadatan antrian warga yang mengurus berbagai dokumen kependudukan dan catatan sipil di kantor Dispendukcapil Kabupaten Malang.

Harapan besar tersebut juga dilandasi keinginan penuh mendekatkan pelayanan yang mudah, efektif dan efisien bagi masyarakat Kabupaten Malang. Dimana, masyarakat tidak perlu jauh-jauh mengurus seluruh dokumen adminduk ke kantor Dispendukcapil, tapi cukup di kantor kecamatan masing-masing.

"Tujuannya memberikan kemudahan bagi masyarakat. Kita berharap tahun 2020 datang, pelayanan adminduk bisa dilakukan penuh di 33 kecamatan di Kabupaten Malang," ucap Sri Meicharini atau Rini Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang, Senin (29/07/2019).

Rini melanjutkan, sampai saat ini baru dua kelurahan di Kecamatan Lawang yang telah berjalan dalam proses pengurusan adminduk warganya, yaitu Kelurahan Kalirejo dan Kelurahan Lawang. Dimana di dua kelurahan tersebut, warga tidak perlu susah payah datang ke kantor Dispendukcapil Kabupaten Malang di Kepanjen yang jaraknya sangat jauh. 
Kendala yang dihadapi Dispendukcapil untuk mendorong 33 kecamatan melakukan pelayanan adminduk di kantor kecamatan atau kelurahan, adalah kurangnya sarana prasarana dan infrastruktur. 

"Tentunya kantor kecamatan membutuhkan alat pendukcapil yang lengkap. Selain juga persoalan jaringan internet yang setiap wilayah medannya berbeda. Bila ini sudah terpenuhi, maka kami pikir pelayanan bisa dilakukan di seluruh kecamatan," ujar Rini.

Disinggung mekanisme bila seluruh kendala di tingkat kecamatan teratasi, Rini mengatakan, bahwa seluruh pelayanan adminduk dari pembuatan e-KTP, KK, akta kelahiran, pencatatan perkawinan dan berbagai pelayanan kependudukan lainnya, bisa dilakukan di tingkat kecamatan. Dimana, para petugas itu menerima data dan berkas dokumen kependudukan warga, setelahnya dikirim kepada Dispendukcapil Kabupaten Malang melalui email. Setelah data diterima, Dispendukcapil akan membuatkan dokumen kependudukan yang diminta sesuai dengan kebutuhan pemohon.

"Setelah dokumen selesai dibuat, kami kirimkan ke kecamatan dan kelurahan via pos. Oleh kecamatan dan kelurahan, diserahkan kepada pemohon," ungkapnya.

Untuk mencapai target tahun 2020 datang, pelayanan adminduk bisa dilakukan di kecamatan atau kelurahan. Rini menyampaikan, pihaknya telah mengajukan 10 unit alat rekam dalam perubahan anggaran kegiatan (PAK) 2019. Dengan anggaran sekitar Rp 1,050 miliar. Sedangkan untuk persoalan jaringan internet di kantor kecamatan, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Malang.

"Untuk pengadaan infrastruktur itu wilayahnya Diskominfo. Tapi kita juga punya program yang dinamakan Go-digital yang tentunya tidak terlepas dari peran Diskominfo pada nantinya," pungkas Rini.