Semua Pelaku Industri Wisata di Kota Malang Ditarget Segera Miliki Sertifikat Halal

Jul 29, 2019 07:52
Ilustrasi (istimewa)
Ilustrasi (istimewa)

MALANGTIMES - Keseriusan Pemerintah Kota Malang untuk menggarap wisata halal terus ditunjukkan. Bahkan, tahun depan para pelaku industri wisata ditargetkan sudah memiliki sertifikat halal. Melalui sertifikat tersebut, destinasi wisata telah menyuguhkan sederet fasilitas seperti tempat beribadah hingga makanan yang sehat dan halal.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang Dwi Cahyono menyampaikan, upaya sertifikasi tersebut dilakukan untuk mendukung penuh upaya Pemerintah Kota Malang dalam menerapkan wisata halal. Dia menyebut, seluruh pelaku industti dari skala kecil hingga menengah diharapkan sudah memiliki sertifikat halal pada 2020 mendatang.

"Kami, akademisi, juga pemerintahan sudah berkumpul dan menyamakan persepsi terkait aeperti apa bentuk dari wisata halal itu. Harapannya nanti bisa segera diterapkan di semua industri wisata, baik hotel, restoran, dan lain sebagainya," kata Dwi.

Dia menyebutkan, para pelaku usaha hotel sudah mulai aktif mendaftarkan sertifikat halal. Total ada sekitar 30 hotel yang sudah mulai mengurus pendaftaran tahun ini. Sementara restoran dan rumah makan juga terus bergerak memperoleh sertifikasi halal sebagaimana yang lain. "Saat ini baru dua hotel yang sudah sertifikasi halal," jelasnya.

Kajian khusus untuk membangun wisata halal itu memang perlu mendapat dukungan dari banyak pihak. Tanpa kecuali masyarakat dan pihak swasta yang bergerak dalam bidang pariwisata yang lain. Apabila hanya Pemerintah Kota Malamg yang bergerak, maka potensi wisata halal sangat sulit untuk didongkrak. "Semksimal mungkin dukungan dari swasta memang dibutuhkan," ucap Dwi.

Sementara itu, Kasi Makanan dan Minuman (Mamin) Dinas Perindustrian Kota Malang Suswati menambahkan, sosialisasi hingga fasilitasi pendaftaram sertifikat halal sudah dilakukan. Sasarannya adalah para pelaku industri kecil dan menengah. Saat ini, setidaknya sudah ada 40 IKM (industri kecil menengah) yang mengajukan sertifikat halal.

"Dilakukan secara bertahap dan targetnya 2020 mendatang memang sudah sertifikasi halal semua. Sehingga bisa mendukung penih destinasi wisata halal," kata Suswati.

 

Topik
MalangBerita MalangPemerintah Kota MalangIndustri Wisata di Kota MalangWisata Halal Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru