Wali Kota Batu Takjub dengan Kirab Gunungan Tumpeng, Buah, dan Sayur

Jul 28, 2019 20:59
Gunungan tumpeng buah, sayur, dan bunga diletakkan di tengah lapangan Gelora Arjuna Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Minggu (28/7/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Gunungan tumpeng buah, sayur, dan bunga diletakkan di tengah lapangan Gelora Arjuna Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Minggu (28/7/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kirab Nyawiji Sengkuyung Bumiaji Kota Batu merupakan kegiatan pertama kali yang digelar oleh Kecamatan Bumiaji. Hasil panen utama dan kebudayaan setiap 9 desa ditunjukkan dalam kirab ini, di lapangan Gelora Arjuna Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Minggu (28/7/2019).

“Ini Luar biasa, Kecamatan Bumiaji ini sdianggap sudah punya roh jelas untuk membuat desa berdaya. Sesuai dengan visi Kota Batu, ‘Desa Berdaya Kota Berjaya,” ungkap Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. 

Baca Juga : WORO & The Night Owls Gebrak Maret dengan Album Perdananya

Bagiamana tidak takjub, masing-masing desa ingin menyuguhkan sebuah gunungan tumpeng hasil bumi dan potensi desanya. Seperti Desa Sumber Brantas gunungan tumpeng itu dibuat dari Kentang, sebab kentang itu merupakan hasil bumi di sana.

Lalu dari Desa Tulungrejo membawa Apel, karena memang di sana penghasil buah apel. Sama halnya dengan Desa Tulungrejo, Desa Bulukerto juga membuat gunungan tumpeng dari apel. 

Lainnya dari Desa Sumbergondo membuat gunungan tumpeng apel. Di Desa Bumiaji membawa jambu Kristal, sebab di sana merupakan penghasil kambu kristal.

Desa Pandanrejo cukup mencolok lantaran membawa gunungan tumpeng stroberi, karena di sana merupakan pusatnya buah stroberi. Jika yang lainnya membawa buah-buahan, berbeda dengan Desa Gunungsari yakni membawa mawar. Dan dari Desa Punten membawa Jeruk dan Desa Giripurno membawa sayur. 

“Di korab ini setiap desa punya destinasi sesuai dengan desanya. Menunjukkan rasa syukur dengan panennya,” imbuhnya saat menghadiri Kirab Nyawiji Sengkuyung Bumiaji. 

Baca Juga : Film Dokumenter The Beatles 'Get Back' Rilis September 2020

Dewanti pun meminta kepada Camat Bumiaji untuk terus melakukan koordinasi dengan sembilan kepada desa untuk mengenalkan potensi wisata yang di sana. “Saya minta pak camat koordinasi ke kepala desa untuk terus memperkenalkan, supaya tahu di desa sudah siap menerima wisatawan,” imbuhnya.

Ya sembilan di Kecamatan Bumiaji ini sudah memiliki paket wisata untuk wisatawan yang ingin berkunjung di sana. Ya di kecamatan Bumiaji ini, satu-satunya kecamatan yang sudah siap dengan paket wisatanya.

“Ya dengan paket wisata ini supaya wisatawan betah, bisa dua hari menikmati paket wisatanya. Dengan demikian akan menguntungkan ekonomi warga,” tambah Istri Eddy Rumpoko ini.

Topik
BatuBerita BatuKirab Nyawiji Sengkuyung Bumiaji Kota BatuWali Kota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru