MALANGTIMES - Masyarakat setempat yang tinggal di kawasan Dusun Krajan, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis dibuat gempar, Sabtu (27/7/2019). Warga dibuat heboh lantaran ditemukan seonggok mayat yang nyaris hanya menyisakan tulang belulang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, identitas mayat yang nyaris hanya menyisakan tulang belulang itu diketahui bernama Sumardi warga Dusun Krajan, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis.

”Dari hasil penyidikan petugas, korban diduga kuat meninggal karena bunuh diri,” kata Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah, Minggu (28/7/2019).

Diperoleh keterangan, peristiwa penemuan mayat ini ditemukan pertama kali oleh Juri dan Sodikin. Ketika itu, kedua saksi yang sedang menebang tebu. Menemukan seonggok mayat tergeletak diantara semak-semak dedauan tebu kering.

Merasa ketakutan, keduanya akhirnya memilih melaporkan ke perangkat desa setempat sebelum akhirnya dilanjutkan ke pihak kepolisian. Mendapat laporan, petugas Polsek Pakis dikerahkan ke lokasi kejadian.

”Ketika melakukan olah TKP di lokasi kejadian, petugas menemukan beberapa barang pribadi serta kartu identitas milik korban. Selain itu kami juga menemukan sisa racun tikus yang dicampur dengan obat tanaman. Diduga kuat, korban meninggal dunia sesaat setelah menengak racun,” sambung Ainun.

Dugaan kematian korban lantaran menengak racun oplosan tersebut, juga dibenarkan oleh pihak keluarga. Berdasarkan keterangan keluarganya, korban memang sudah lama mengalami depresi. Bahkan pria 57 tahun itu sudah sering melakukan percobaan bunuh diri namun gagal.

”Sebelum ditemukan meninggal, korban sempat menghilang sejak 52 hari lalu. Yakni terhitung sejak tanggal 6 Juni lalu,” terang perwira polisi dengan tiga balok di bahu ini.

Atas insiden ini, pihak keluarga menolak jika jenazah korban diautopsi. Hal itu tercantum dalam surat pernyataan yang menyatakan jika pihak keluarga tidak akan menuntut, serta menganggap kematian korban sebagai musibah. ”Dari keterangan medis, tidak ada luka penganiayaan di tubuh korban. Penyebab kematiannya murni karena bunuh diri,” tutup mantan Kasat Binmas Polres Malang ini.