Kepala Dispendukcapil, Eny Hari Sutiarni (baju hitam) (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kepala Dispendukcapil, Eny Hari Sutiarni (baju hitam) (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Masyarakat Kota Malang, saat ini semakin termudahkan dalam kepengurusan administrasi kependudukan. 

Sebab, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang, memberikan pelayanan paket hemat (Pahe) mengenai administrasi pengurusan  akte kelahiran anak.

"Kita tak hanya memberikan akte kelahiran saja, kita berikan pelayanan pahe, kalau ngurus akte kelahiran, juga kita berikan kartu identitas anak, dengan catatan usia 17 tahun atau belum menikah. Atau jika di Kartu Keluarga (KK) apabila anak tersebut belum tercantum, maka akan kita ubah KK nya," jelas Kepala Dispendukcapil Kota Malang, Eny Hari Sutiarni beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut ia menjelaskan program Pahe ini sudah dimulai sejak lama. 

Program pelayanan pahe juga berlaku untuk kepengurusan akta kematian, maka nantinya otomatis, suami atau istri yang masih hidup, akan dirubah KK dan dihilangkan nama yang sudah meninggal.

"Dari situ, kita juga akan ubah KTP nya sesuai dengan identitas sekarang ini," ungkap Eny ditemui di Polres Malang Kota dalam acara pembuatan akte dalam rangka Hari Gerak Bhayangkari ke 67 di Polres Malang Kota

Dijelaskan Eny, jika mayoritas saat ini, sudah banyak yang mengurus akte kelahiran. Sebab, hal tersebut sangat penting bagi pendidikan maupun keperluan paspor untuk umroh dan haji.

"Pelayanan pahe Dispenduk Kota Malang tak pernah ada pekerjaan yang menggunakan uang. Semua Gratis, walaupun itu perorangan maupun kolektif organisasi. Dan kita pelayanan secepatnya, tiga hari selesai," bebernya

Untuk kepengurusan akte sendiri syaratnya, bagi balita adalah harus tersedia buku nikah, kutipan akta perkawainan bagi yang bukan beragama Islam, kemudian KTP, KK serta surat keterangan lahir dari rumah sakit atau bidan.

Dan baru-baru ini, Dispendukcapil Kota Malang telah memberikan pelayanan pahe bagi sekitar 60 pemohon yang terdiri dari putra-putri anggota Polri, ASN, maupun masyarakat umum di Polres Malang Kota dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 67.