Penetapan 50 nama dewan terpilih Kabupaten Malang 2019-2024. (KPU kab malang)

Penetapan 50 nama dewan terpilih Kabupaten Malang 2019-2024. (KPU kab malang)



MALANGTIMES - Akhirnya KPU Kabupaten Malang menetapkan nama-nama anggota dewan terpilih periode 2019-2024, Sabtu (27/07/2019), setelah terbilang lama dinanti masyarakat dan tentunya partai politik di Kabupaten Malang.

Penetapan nama-nama dewan Kabupaten Malang terbilang lama dibandingkan dengan Kota Batu dan Kota Malang yang telah terlebih dahulu melakukan penetapan itu. Hal ini dikarenakan KPU Kabupaten Malang menunggu petunjuk KPU pusat atas adanya gugatan dari PKB ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Seperti diketahui, dalam buku register perkara konstitusi (BRPK), ada gugatan PHPU (perselisihan hasil pemilihan umum) dari PKB. Namun gugatan tersebut akhirnya dicabut dan baru dibacakan dalam putusan dismissal pada 22 Juli lalu.

"Dari putusan dismissal itulah, akhirnya KPU RI mengeluarkan surat petunjuk untuk melakukan penetapan pada 25 Juli 2019. Surat petunjuk baru kami terima tanggal 26 Juli, sehingga langsung kami tindak lanjuti dengan melakukan penetapan hari Sabtu kemarin," ucap Anis Suhartini, ketua KPU Kabupaten Malang.

Dari hasil penetapan KPU, terdapat 50 nama anggota dewan terpilih dari 8 parpol di Kabupaten Malang. PDI-Perjuangan dan PKB sama-sama meraih 12 kursi, Golkar 8 kursi, Gerindra dan NasDem 7 kursi, PPP 2 kursi, dan Demokrat serta Hanura sama-sama hanya meraih 1 kursi.

Hasil sama raihan dua parpol, yaitu PKB dan PDI-Perjuangan, sempat memanas dalam perebutan kursi ketua DPRD Kabupaten Malang. Namun, akhirnya kembali PDI-Perjuangan menguasai kursi ketua DPRD Kabupaten Malang 2019-2024.

"Walau sama-sama dapat 12 kursi, tapi suara PDI-Perjuangan masih lebih banyak dari PKB. Sehingga jabatan ketua DPRD masih milik PDI-Perjuangan," ujar Hari Sasongko, ketua DPRD Kabupaten Malang yang juga terpilih lagi menjadi anggota pada periode 2019-2024 ini.

Hari juga menjelaskan,  jabatan ketua yang sempat dipegangnya nanti akan berpindah ke kader PDI-Perjuangan lainnya yang terpilih dalam Pileg 2019 kemarin. Pasalnya, Hari telah dua kali menjabat ketua DPRD Kabupaten Malang. 

"Tidak boleh sesuai aturan, sehingga untuk ketua nantinya akan diputuskan oleh DPP. Syaratnya adalah anggota DPRD lama yang kembali terpilih," ucapnya.

Dari hasil penetapan KPU Kabupaten Malang, inilah 50 nama dewan terpilih tersebut. Di daerah pemilihan (dapil)1, PKB meraih 2 kursi, yaitu Hj Masfufah (10.656 suara) dan Muhammad Ukhrowi (8.435 suara). Dari Gerindra, ada Muhammad Risqi Irvansyah dengan 11.109 suara. PDI-Perjuangan menempatkan Hari Sasongko dengan 7.277 suara,  Golkar atas nama Ahmad Fauzan (12.155 suara), NasDem meloloskan Ninik Nurmiati dengan suara 9.068 suara, dan PPP melalui H Ahmad Daniyal (4.725 suara).

Di dapil 2, PKB juga mengirimkan 2 wakil terpilihnya, yaitu  Kuncoro (15.783 suara) dan Nofan Eko Prasetyo (9.717 suara).  PDI-Perjuangan juga meloloskan dua wakil, yakni Venny Ayu Soraya (17.543 suara) dan Tutik Yunarni (7.974 suara). Diikuti Gerindra (Rahmat Kartala dengan 14.472 suara), Golkar (Dias Widy Wira Andianto,l 10.530 suara), dan NasDem melalui Sa’roni (8.166 suara).

Di dapil 3 ada Kholiq (14.320 suara) dan Mahrus Ali (12.707 suara) dari PKB. Sedangkan 5 kursi lainnya saling berbagi satu kursi. Yakni Gerindra (Fitri Yuhana, 6.452 suara), PDI-Perjuangan (Sumai, 8.122 suara), Golkar (Sudarman, 8.279 suara), NasDem (Abdul Ghofur, 5.147 suara), serta PPP (M. Taufiq, 6.637 suara).

Di dapil 4, banteng moncong putih meraih 2 kursi melalui Busilan (10.442 suara) dan Fathur Rohman (5.445 suara). Sedangkan  PKB hanya berpuas satu kursi melalui Abdul Rokhim (5.051 suara). Gerindra mendapatkan  satu kursi melalui Unggul Nugroho (13.698 suara), sama dengan Golkar (Dofic Soroanggomo, 5.464 suara), NasDem (H Achmad Andi, 10.134 suara), dan Hanura melalui Sutrisno (8.754 suara).

Dapil 5 kembali dikuasai PDI-Perjuangan dan PKB dengan sama-sama 2 kursi yang diraih. PKB melalui Muslimin (12.687 suara) dan Susiyono (7.665 suara). Sedangkan  PDI-Perjuangan  menempatkan Budi Kriswiyanto dengan 9.905 suara dan Sih Purwaningtyastuti dengan 7.364 suara.  Sedangkan kursi Gerindra diraih  Moch. Saiful Effendi (4.369 suara), Golkar (M. Khoirun, 4.576 suara), dan NasDem (Sodikul Amin, 11.007 suara). 

Di dapil 6, Golkar cukup perkasa dengan meraih 2 kursi (Sudjono, 11.323 suara dan Agustinus Surya Prihanta, 6.277 suara). Sama dengan raihan kursi PDI-Perjuangan (Didik Gatot Subroto 8.196 suara dan Hariyanto 4.762 suara). Sedangkan PKB meloloskan Abdulloh Satar (8.585 suara), Gerindra (Zia’ul Haq, 7.031 suara),  Nasdem (Muhammad Faiz, 3.677 suara) dan Demokrat (Hadi Mustofa, 5.561 suara).

Terakhir, di dapil 7 dari PKB ada Mokhamad Fauzi (10.744 suara) dan Ali Murtadlo (10.399 suara). Sedangkan dari PDI-Perjuangan ada Tantri Bararoh (12.243 suara) dan Darmadi (9.125 suara). Kursi  Gerindra oleh Yazid Salim (4.227 suara), Golkar melalui Miskat (10.170 suara) serta Nasdem lewat Amarta Faza (5.639 suara).

"50 nama dewan terpilih 2019-2024 ini akan dilantik 30 Agustus 2019 datang. Masa akhir jabatan anggota DPRD  periode 2014-2019 selesai pada tanggal tersebut sehingga tidak boleh sampai ada kekosongan," pungkas Anis.

 

End of content

No more pages to load