Didatangi Tim Juri Nasional, Tulusrejo Disebut Bisa Jadi Teladan Kelurahan Daerah

Jul 26, 2019 18:36
Wali Kota Malang Sutiaji (tengah, berjaket batik oranye) bersama Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Nasional di Kelurahan Tulusrejo. (Foto: Humas Pemkot Malang)
Wali Kota Malang Sutiaji (tengah, berjaket batik oranye) bersama Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Nasional di Kelurahan Tulusrejo. (Foto: Humas Pemkot Malang)

MALANGTIMES - Prestasi demi prestasi ditorehkan Kota Malang. Setelah mendapatkan gelar KaTa (Kabupaten/Kota) Kreatif beberapa waktu lalu, kali ini Kelurahan Tulusrejo tengah bersaing dalam ajang lomba kelurahan nasional untuk memperebutkan Piala Upakarya Wanua Nugraha.

Ya, sejumlah tim juri Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2019 hari ini (Jumat, 26/7) menggelar klarifikasi lapangan untuk melakukan penilaian di Kelurahan Tulusrejo. Didampingi Wali Kota Malang Sutiaji, mereka mengapresiasi keseriusan dan komitmen Tulusrejo mengikuti ajang perlombaan yang akan diumumkan saat perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus mendatang.

Baca Juga : Terkuak, Data Petani Terkena Limbah Greenfields Sejak Tahun Lalu Telah Dilaporkan, Tapi...

Ketua tim juri Kiki Sukirno mengatakan, klarifikasi lapangan tersebut dilakukan untuk menilai kesesuaian data dokumen dan data riil yang ada di lapangan. Kelurahan Tulusrejo masuk dalam lima besar kelurahan penilaian akreditasi lapangan wilayah Jawa-Bali.

Selain itu, penilaian lapangan ini dilakukan untuk menggali persoalan, potensi, dan beberapa aspek evaluasi lain di bidang pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan.  “Besar harapan kami Kelurahan Tulusrejo ini dapat menjadi contoh dan teladan bagi kelurahan lain yang ada di daerah. Kami juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap jajaran pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kota, camat dan kelurahan serta masyarakat yang telah berjuang keras melaksanakan perlombaan kelurahan hingga tahap ini,” ujarnya.

Melalui ajang ini, pemerintah daerah diharapkan lebih mengoptimalkan dan mengevaluasi setiap potensi yang ada di wilayahnya. Terutama di desa atau kelurahan.

Menurut Kiki, pembangunan yang dilaksanalan dengan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien akan mencapai peningkatan kualitas hidup masyarakat desa dan kelurahan dalam berbagai aspek. Baik itu penyelenggaraan pemerintah, kebudayaan maupun kemasyarakatan.

Baca Juga : Kompensasi kepada Petani Akibat Limbah Greenfields Tak Cair, DLH Minta Dinas Pertanian Turun Tangan

"Yang terpenting pemerintah daerah secara berkelanjutan nantinya melakukan pembinaan kepada desa/kelurahan pasca-pelaksanaan evaluasi perkembangan dan lomba desa/kelurahan. Sehingga kinerja pemerintah wilayah dan pemberdayaan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik di masa mendatang” pungkas dia.

Diketahui, lomba desa/kelurahan tingkat nasional digelar untuk mendorong partisipasi kepada pemerintah desa/kelurahan dan masyarakat untuk berlomba dan bersaing secara sportif, positif, dan terintegratif. Terlebih dalam peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat desa/kelurahan.

Topik
MalangBerita MalangPiala Upakarya Wanua NugrahaLomba Kelurahan Tingkat Nasional 2019Wali Kota Malang Sutiaji
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru