Kegiatan seni menjadi bagian dalam upaya pembangunan karakter bagi pelajar SD oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang (Nana)

Kegiatan seni menjadi bagian dalam upaya pembangunan karakter bagi pelajar SD oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang (Nana)


Pewarta

Dede Nana

Editor

A Yahya


MALANGTIMES - Dinas Pendidikan Kabupaten Malang tidak melulu konsentrasi pada pengembangan teknologi informasi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Tapi, juga terus mendukung penuh berbagai kegiatan dalam menumbuhkan kepekaan rasa para pelajar, khususnya di sekolah dasar (SD).

Hal ini terlihat dari berbagai kegiatan yang dilakukan secara rutin di berbagai lembaga pendidikan SD. Baik dalam proses belajar mengajar sampai pada berbagai lomba atau festival, seperti dalam FL2SN (Festival Lomba Seni Siswa Nasional) Tingkat SD tahun 2019 yang digelar di Pendapa Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Senin (22/07/2019).

Mengusung tema seni membentuk kepekaan rasa terhadap lingkungan lokal dan global, FL2SN yang diikuti ratusan pelajar SD berlangsung meriah. Serta memperlombakan berbagai atraksi seni, seperti tari, kriya anyam, pantomim, gambar bercerita dan menyanyi tunggal.

Perhelatan FL2SN itu mendapat apresiasi positif dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, M Hidayat, yang mengatakan ajang seni pelajar menjadi salah satu kegiatan yang harus terus didukung. "Kita tentu mendukung penuh kegiatan seni pelajar SD ini. Selain untuk membentuk kepekaan rasa juga bisa jadi wahana yang sangat tepat untuk mendukung dan memacu prestasi serta meningkatkan kompetensi anak-anak," kata Dayat, sapaan akrab Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Senin (22/07/2019).

Tidak hanya melulu fokus pada perkembangan teknologi informasi yang juga sedang masif digalakkan, dalam meningkatkan kualitas pelajar. Tapi pendidikan kesenian juga menjadi pilar penting yang wajib terus dikuatkan juga. 

Salah satu upaya menguatkan berkesenian pada pelajar SD, seperti FL2SN menjadi relevan untuk diteruskan dan menjadi gerakan maif. "FL2SN sangat tepat dan korelatif bagi pembangunan karakter peserta didik. Karenanya, mari kia terus dukung kegiatan-kegiatan seni seperti ini," ujar Dayat.

Masih menurut Dayat, upaya tersebut sesuai tema yang diusung yaitu kepekaan rasa terhadap lingkungan lokal dan global. "Seni bisa menjadi medium bagi pelajar untuk terus mengasah kepekaannya. Baik peka atas lingkungan disekitarnya maupun lingkungan global yang saat ini memerlukan "rem" dengan sisi negatifnya," imbuhnya.

Melalui seni pula, pemupukan karakter sejak dini dalam menghadapi sisi negatif teknologi informasi saat ini, akan bisa mewujudkan generasi dengan karakter lokal kuat pada saatnya nanti. Hal inilah yang membuat Dinas Pendidikan mendukung penuh berbagai kegiatan seni di wilayahnya, baik dalam skala tingkat kabupaten maupun di lokasi lembaga pendidikan masing-masing.
"Karenanya kita menyeimbangkan sisi kebutuhan pendidikan saat ini, yaitu teknologi dan seni. Ini yang akan terus dikuatkan oleh Dinas Pendidikan untuk mencetak generasi berkarakter dan cerdas," tegas Dayat.

FL2SN yang diikuti 32 kecamatan di Kabupaten Malang, memang ditujukan untuk memberikan wadah berkreasi dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif peserta didik sekolah dasar. Selain tentunya untuk mengekspresikan seni sesuai norma, budi pekerti, dan karakter peserta didik yang berbasis budaya bangsa.

Tujuan lainnya adalah menanamkan dan meningkatkan apresiasi seni khususnya nilai-nilai tradisi yang berakar pada budaya bangsa. Serta menumbuhkan sikap mandiri, sportivitas, dan kompetitif pada 231 pelajar SD. "Harapan kita jelas, bahwa berbagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan tidak bisa lepas dari pembentukan karakter. Salah satu untuk membentuk karakter bisa melalui seni," pungkas Dayat.

End of content

No more pages to load