Kota Batu Dilanda Kemarau Sampai November, BPBD dan BMKG Petakan Potensi Bencana

MALANGTIMES - Potensi awal musim kemarau tahun 2019 sudah terlihat di bulan Mei. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu mematakn bencana yang bakal terjadi saat kemarau terjadi.

“Untuk berakhirnya kapan, kalau berdasarkan normal 30 tahun itu di awal November 2019 sudah awal musim penghujan ya,” kata Selina Ayuningtyas, Staf Analisa dan Informasi, Stasiun Klimatologi BMKG Malang.

Ia menjelaskan jika potensi kekeringan mulai di awal bulan Mei sudah muncul. “Jadi sudah ada potensi kekeringan ekstrim begitu,” imbuhnya, Kamis (18/7/2019).

Walaupun beberapa saat lalu ada gangguan cuaca hujan terjadi selama tiga hari, tapi tidak menutup kemungkinan di akhir kemarau akan tetap terjadi hingga awal November 2019.

“Indikasi yang mulai tampak pada kekeringan itu berkurangnya curah hujan secara signifikan pada kriteria hujan rendah hingga menengah,” tambah Selina di Posko BPBD Kota Batu. 

Dilihat dari bulan Mei hingga Juni ini lalu, sudah terlihat bahwa di Kota Batu batu sudah masuk kriteria rendah atau tidak hujan sama sekali. Dengan demikian kemarau akan tetap berlangsung.

Dampak potensi kekeringan yang terjadi musim kemarau 2019 adalah potensi kekeringan ekstrim, kebakaran hutan, konflik masyarakat.

“Konflik masyarakat ini terjadi karena kurangnya air yang biasanya terjadi pengairan lahan pertanian. Terjadi rebutan air, nah di sinilah terjadi konflik masyarakat,” tutupnya saat rapat koordinasi dan kaji cepat usulan penetapan status siaga darurat bencana menghadapi musim kemarau tahun 2019.

Top