Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sebut sudah petakan potensi, Wali Kota Malang Sutiaji optimis Perusahaan Umum Daerah Tugu Aneka Usaha (Perumda Tunas) mampu tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena dari hasil kajian yang dilakukan, pemetaan tersebut mampu menghasilkan perputaran ekonomi yang berdampak cukup signifikan.

Politisi Demokrat itu menyampaikan, dari hasil kajian yang dilakukan dengan Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Malang, disebutkan jika ada banyak sektor yang bisa dikembangkan Pemerintah Kota Malang. Namun, sektor yang harus dikembangkan itu harus memiliki wadah dan payung hukum yang tepat.

"Itu sebabnya rancangan peraturan daerah (Ranperda) Perusahaan Umum Daerah Tugu Aneka Usaha (Perumda Tunas) dibuat. Karena Perumda Tunas ini adalah wadahnya. Untuk mempercepat maka PD RPH diubah menjadi Perunda Tunas," katanya, Kamis (18/7/2019).

Ketika sudah berganti nama dan memiliki payung hukum yang jelas, PD RPH yang awalnya hanya bergerak dalam bidang pemotongan hewan pun bisa berkembang lebih luas. Diantaranya seperti penjualan daging, daging olahan, hingga sektor usaha pendukung lain seperti pengelolaan parkir dan pusat perbelanjaan di eks Mall Ramayana yang kini juga dalam tahap persiapan.

"Kami juga sudah lakukan penjajakan dengan toko dan ritel modern untuk menyediakan daging yang higienis dan halal," paparnya.

Beberapa olahan daging yang akan menjadi prioritas Perumda Tunas itu menurutnya seperti olahan bakso, steak, hingga sosis. Sehingga, promosi Kota Malang untuk keberadaan bakso akan terus digencarkan. Dengan harapan, bakso menjadi salah satu kuliner khas Malang yanh dipatenkan dan mampu menarik banyak wisawatan.

"Jenis usahanya akan bercabang sangat banyak dan tidak melulu masalah pemotongan dan daging," tegas dia.

Dia juga menyampaikan, dengan perubahan yang dibuat sebagaiamana Ranperda yang tengah dibahas itu, akan banyak inovasi yang dilakukan. Bukan hanya berkaitan dengan pendapatan dan memperkaya daerah saja, melainkan tetap memperhatikan kemanfaatannya untuk masyarakat.

"Bukan hanya profit tapi juga kemanfaatannya untuk masyarakat," pungkasnya.