Ketua Umum PSSI Kota Malang, Haris Thofly (Hendra Saputra)
Ketua Umum PSSI Kota Malang, Haris Thofly (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Di tengah kegagalan merebut juara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jatim, tim futsal dan sepak bola PSSI Kota Malang masih bisa berbangga. Itu karena empat pemain futsal putra dan satu pemain sepak bola PSSI Kota Malang dipanggil tim pra-PON Jatim.

Empat pemain futsal tersebut adalah Sigit Joko Pamungkas, M. Nofal, Fani Rakhasiwi, dan Andhika Agraprana. Sedangkan satu pemain dari tim sepak bola Kota Malang  berposisi sebagai kiper, yaitu Dicky Agung.

Ketua Umum PSSI Kota Malang Harus Thofly mengapresiasi dipanggilnya lima pemain tersebut. Menurut dia, pemanggilan oleh tim pra-PON Jatim itu menunjukkan bahwa Kota Malang tetap dikenal sebagai daerah yang sering menyumbang pemain sepak bola dan futsal untuk kontingen Jawa Timur dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Salah satu  pemain Kota Malang yang pernah memperkuat tim PONJatim adalah Juan Revi. Mantan pemain Arema FC itu pernah membela tim sepak bola PON Jawa Timur pada 2008 silam.

"Saya sangat bangga karena bisa berkontribusi bagi Jawa Timur.  Ini kebanggaan bagi kami sebagai warga Kota Malang," ujar Haris.

Lebih dari itu, Haris mengungkapkan, dengan dipanggilnya lima pemain tersebut, PSSI Kota Malang memiliki modal berharga untuk menghadapi Porprov VII 2021 Jawa Timur.

"Saat ini kami punya modal untuk meraih yang lebih baik dari Porprov VI. Semoga bisa tertular ke pemain berikutnya," ungkapnya. 

Di Porprov VI Jatim 2019, tim sepak bola Kota Malang mampu menembus semifinal. Sayang, mereka dikalahkan tuan rumah Tuban dalam perebutan satu tempat di partai final. Di babak perebutan juara tiga atau peraih perunggu, Kota Malang dibekuk tim Lamongan. 

Sedangkan tim futsal putra merebut medali perak atau runner up pada Porprov VI. Di final, Kota Malang menyerah kepada tim Surabaya.