Puncak Kemarau Diprediksi Agustus, Warga Kota Malang Diharap Hemat Air

Jul 17, 2019 17:07
Ilustrasi (istimewa)
Ilustrasi (istimewa)

MALANGTIMES - Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus mendatang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang pun mengimbau agar masyarakat mulai melakukan penghematan air. Karena bukan tidak mungkin, debit air saat kemarau akan berkurang banyak.

Baca Juga : Terkuak, Data Petani Terkena Limbah Greenfields Sejak Tahun Lalu Telah Dilaporkan, Tapi...

Analis Bencana BPBD Kota Malang, Mahfuzi menyampaikan, ketika kekeringan berlangsung lama, maka air tanah bisa hilang. Hal itu pun akan berimplikasi pada kekeringan hidrologis yang umum dicirikan dengan menurunnya elevasi muka air di kolam, danau, sungai bahkan air tanah atau groundwater.

"Fenomena ini biasanya mampu menyebabkan debit air sumur turun," katanya.

Dia menjelaskan, laku evaporasi atau penguapam akan semakin kuat ketika udara kering, prosentase kelembaban rendah, dan tiupan angin kencang. Sehingga menyebabkan volume air di sungai, danau, atau kolam mengalami penurunan dan secara otomatis menjadi tanda kekeringan.

Dia juga menerangkan jika hujan jarang turun, radiasi matahari yang meningkat disertai suhu udara meningkat maka terjadi kekeringan meterologi. Akibatnya kelembaban tanah menurun, kering dan retak-retak. Berdasarkan perkiraan BMKG Karangploso puncak musim kemarau Kota Malang berlangsung pada Agustus. Di saat itulah hari tanpa hujan atau HTH semakin meningkat.

"Kekeringan perlu pemeliharaan konservasi lahan dan air. Bisa juga ada pembatasan air berlebihan, maka itu perlunya ada upaya penghematan air saat menjelang puncak kemarau sebagaimana yang diprediksi BMKG," paparnya.

Baca Juga : Hama Tikus Bikin Buntung, Dinas Pertanian : Alat Bantuan Masih Terkendala Lelang

Dia pun menyarankan agar ada managemen penggunaan air dan disertai dengan pelestarian air. Karena air merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting untuk kehidupan. Di berbagai belahan duni, bencana kekeringan terjadi dan hal itu tidak bisa dihindarkan. Sehingga menjaga lingkungan menjadi hal mutlak untuk pelestarian alam.

"Pelestarian lingkungan sangat penting untuk mencegah kemungkinan kekeringan," pungkasnya.

 

Topik
MalangBerita MalangBadan Penanggulangan Bencana DaerahPuncak Musim KemarauKota Malangmanagemen penggunaan air
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru