Kawal Program Pengentasan Kemiskinan, Dinas Tenaga Kerja Intensifkan Pola Kerja Sama

Jul 17, 2019 13:44
Kepala Disnaker Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo (kanan) bersama Plt Bupati Malang Sanusi, Sekda Didik Budi M., dan forum komunikasi Tionghoa di acara bedah rumah. (dok MalangTIMES)
Kepala Disnaker Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo (kanan) bersama Plt Bupati Malang Sanusi, Sekda Didik Budi M., dan forum komunikasi Tionghoa di acara bedah rumah. (dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang terus bekerja mendorong berbagai program Pemerintah Kabupaten Malang, khususnya terkait pengentasan kemiskinan. Berbagai program kerja di Disnaker Kabupaten Malang di tahun 2019 ini, misalnya peningkatan kapasitas masyarakat dan disabilitas serta bedah rumah tidak layak huni (RTLH), terus dikawal.

Tercatat, berbagai program tersebut memiliki goal dalam membantu percepatan dari salah satu program strategis Kabupaten Malang dalam pengentasan kemiskinan. Target tahun 2021, angka kemiskinan bisa turun satu digit dibanding tahun lalu.

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

Hal ini terlihat dalam berbagai kegiatan yang telah terlaksana di dinas yang dikomandani oleh Yoyok Wardoyo ini. Di tingkat fasilitasi keterampilan berwirausaha, misalnya, Disnaker telah melakukan rangkaian pelatihan untuk penyandang difabel dan masyarakat umum. Program tersebut berorientasi pada hasil akhir, yaitu peserta pelatihan bisa bekerja dan memiliki penghasilan.

Pun, dalam berbagai kegiatan lain, seperti bedah RTLH, Disnaker secara intensif terjun langsung membantu percepatan pencapaian target yang telah ditentukan Pemkab Malang  tahun 2019 ini, yakni sebanyak 1.500 unit RTLH.

Yoyok Wardoyo, kepala Disnaker Kabupaten Malang, menyampaikan bahwa keterlibatan dinasnya dalam program pengentasan kemiskinan itu, sebagai bagian dalam sinergitas di tubuh OPD. "Seluruh OPD sesuai arahan difokuskan dalam percepatan tiga program strategis. Sinergitas memang menjadi kebutuhan untuk itu," kata Yoyok, Rabu (17/07/2019).

Untuk mewujudkan sinergitas dalam percepatan capaian tersebut, Disnaker Kabupaten Malang memiliki strategi khusus, yaitu dengan melakukan pelibatan langsung elemen masyarakat di Kabupaten Malang maupun di luar kota. Misalnya, dalam pelatihan, Disnaker menggandeng unsur profesional dalam memberikan materi kepada peserta. Juga menggandeng unsur pengusaha yang nantinya menjadi mitra kerja para peserta pelatihan sehingga hasil akhir pelatihan memiliki keberlanjutan bagi peserta yang dilatih melalui Disnaker Kabupaten Malang.

 Pun, dalam program bedah rumah, Disnaker kerap menggandeng berbagai komunitas masyarakat untuk turun langsung menyukseskannya. "Ini menjadi penting karena pelibatan unsur di luar pemerintahan akan semakin mempercepat pencapaian target. Kami tidak mungkin sendiri untuk melakukan itu," ujar Yoyok.

Dia mencontohkan, berbagai program bedah rumah di bawah tanggung jawabnya dalam berbagai kegiatan Pemkab Malang selalu melibatkan unsur masyarakat. "Kemarin dalam Gema Desa, kami gandeng Forum Komunikasi Warga Tionghoa Malang Raya untuk bedah rumah. Pola ini akan semakin menguatkan kami yang tentunya memiliki berbagai keterbatasan dalam menjalankan program di lapangan," imbuhnya.

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

Pola pelibatan unsur masyarakat yang dilakukan Disnaker Kabupaten Malang tentunya patut dicontoh dalam mempercepat berbagai program pengentasan kemiskinan. Selain adanya berbagai keterbatasan di tubuh OPD, baik personel maupun anggaran. Pola kerja sama dengan dasar membangun Kabupaten Malang secara bersama-sama memiliki berbagai faedah ke depannya, selain mencairkan keterbatasan yang ada di tubuh OPD. 

Terpenting adalah lahirnya kesadaran bersama bahwa pembangunan merupakan kewajiban bersama dalam mengawalnya untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Malang yang membutuhkannya.  "Di kami, pola ini lebih dimulai dari adanya kedekatan personel. Jadi, kami ajak personelnya dulu sampai akhirnya komunitasnya juga ikut bersama-sama dalam brlerbagai program Pemkab Malang. Khususnya dalam pengentasan kemiskinan," ucap Yoyok yang dikenal sangat familiar dengan berbagai tokoh masyarakat di Kabupaten Malang ini.

 

Topik
MalangBerita MalangDinas Tenaga KerjaPengentasan KemiskinanDisnaker Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru