Jumai tersangka kasus pencurian saat diamankan polisi (Foto : Polsek Turen for MalangTIMES)
Jumai tersangka kasus pencurian saat diamankan polisi (Foto : Polsek Turen for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sudah jatuh tertimpa tangga. Pribahasa ini sepertinya pantas untuk menggambarkan sosok Jumai, warga Jalan Pendowo Desa Jeru Kecamatan Turen. Bagaimana tidak, berniat mencari penghasilan tambahan untuk melunasi hutang. Pria berusia 49 tahun itu, justru berurusan dengan polisi lantaran kedapatan mencuri, Selasa (16/7/2019).

“Tersangka Jumai kami amankan karena kasus pencurian. Berdasarkan keterangannya, tersangka mengaku terpaksa mencuri lantaran butuh biaya untuk melunasi hutangnya,” kata Kanit Reskrim Polsek Turen, Iptu Sholeh Mas’udi, Selasa (16/7/2019).

Baca Juga : Edarkan Sabu di Tengah Pandemi Covid-19, Pengedar Asal Malang Dicokok Polisi Blitar

Diperoleh keterangan, aksi pencurian terjadi pada Rabu (10/7/2019) pagi. Saat itu, Jumai yang diketahui bekerja sebagai karyawan di sebuah toko Rokok Amin Jaya, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman Kelurahan/Kecamatan Turen tersebut sudah menyiapkan kardus kosong guna menyembunyikan barang curian, sesaat sebelum malancarkan aksinya.

Ketika pasokan barang yang dipesan oleh toko tempat pelaku bekerja tiba di lokasi kejadian, tersangka yang juga bertugas dibagian karyawan pergudangan ini, menyelundupkan beberapa slop rokok yang dimasukkan kedalam kardus kosong yang sudah dipersiapkan oleh pelaku.

Jika situasi terpantau aman, pria yang nyaris berusia kepala lima itu, menyimpan hasil curian ditempat tersembunyi. Seusai bekerja, tersangka seketika bergegas mengambil kardus tersebut dan membawanya pulang ke rumah.

“Aksi pencurian dengan modus seperti ini, sudah berlangsung sebanyak tujuh kali. Sedangkan total kerugian sementara ditafsir mencapai jutaan rupiah. Kasus ini masih dalam proses penyidikan,” terang Sholeh kepada MalangTIMES.com.

Terbongkarnya aksi pencurian pelaku, berawal dari kecurigaan pemilik toko yang diketahui bernama Yuni Handoko, warga Jalan Tandean Kelurahan/Kecamatan Turen. Merasa curiga lantaran laporan pengiriman barang dan jumlah stok yang ada digudang tidak sesuai.

Korban yang kini berusia 37 tahun tersebut, bergegas melaporkan kasus dugaan pencurian ke Mapolsek Turen. Berangkat dari laporan inilah, anggota korps berseragam coklat ini lantas melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Dari keterangan beberapa saksi serta hasil pendalaman petugas, dalang dibalik hilangnya beberapa slop rokok mengarah kepada Jumai.

Baca Juga : Di Tengah Pandemi Covid 19, Pelaku Curnamor Makin Liar, Sehari Dua Motor Digasak

Tanpa menunggu lama, polisi langsung mengamankan tersangka di rumahnya. Pelaku yang juga menjabat sebagai ketua RT ditempat tinggalnya tersebut, hanya bisa pasrah saat digelandang petugas ke Mapolsek Turen.

“Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita lima slop rokok Gudang Garam Surya Merah serta satu unit sepeda motor Vega ZR nopol N-2527-CI yang dijadikan sarana untuk mencuri,” sambung Sholeh.

Di hadapan penyidik, pelaku mengaku jika rokok hasil curian dijual ke toko kelontong. Sedangkan uang hasil penjualan digunakan untuk membayar hutang. “Akibat perbuatannya tersangka kami jerat dengan Pasal 362 KUHP juncto Pasal 64 KUHP, tentang tindak pidana pencurian,” tutup Sholeh.