Tanggulangi Permasalahan Sampah, DLH Kota Malang Bentuk Kampung BERSINAR

Jul 15, 2019 19:29
Beberapa kreasi produk yang memanfaatkan limbah sampah dari warga RW 09 Kelurahan Merjosari, Kota Malang (Arifina Cahnyanti Firdausi/MalangTIMES)
Beberapa kreasi produk yang memanfaatkan limbah sampah dari warga RW 09 Kelurahan Merjosari, Kota Malang (Arifina Cahnyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Problematika sampah di Kota Malang, hingga kini masih menjadi perhatian khusus. 

Lantaran, upaya perbaikan lingkungan tidak cukup jika hanya dilakukan pemerintah saja. Masyarakat harus turut terlibat dalam pengelolaan sampah.

Salah satu hal untuk mewujudkan itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menggagas program Kampung BERSINAR (Bersih, Sehat, Indah, Asri dan Rapi). 

Program ini setidaknya diikuti sekitar 100 RW dari 36 Kelurahan yang ada di Kota Malang dan dilombakan untuk dipilih RW terbaik.

"Ini untuk kelurahan di seluruh Kota Malang, dan tiap kelurahan wajib mengikutkan 4 RW nya untuk mengikuti Kampung BERSINAR ini," ujar salah satu Staff DLH Kota Malang, Tommy Ermanto.

Ia menjelaskan, dalam perlombaan tersebut banyak aspek yang akan dinilai. Mulai dari lingkungannya, sarana prasarana, penghijauannya, inovasi pengelolaan sampah dan yang lainnya.
 


"Misalnya untuk pengelolaan sampah, kita lihat bagaimana pemanfaatan sampah dari masyarakat ini. Kalau sampah basah bisa diolah menjadi kompos, kemudian jika sampah kering bisa diolah menjadi produk inovasi mereka yang seperti apa," imbuh dia.

Lebih lanjut, keikutsertaan masyarakat dalam perlombaan tersebut tidak hanya bertujuan menang. Tapi, lebih mengajak untuk masyarakat peduli terhadap lingkungan dengan pemanfaatan limbah sampah.

"Paling tidak selain mereka hidup di lingkungan yang bersih, juga akan muncul banyak inovasi - inovasi dari pemanfaatan limbah sampah. Seperti kreasi kerajinan tangan, sehingga lingkungan bersih masyarakat juga bisa mendapat income perekonomian yang baik," paparnya.

Seperti yang terlihat di wilayah RW 09 (Kampung Pelangi) Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang ini. 

Beragam kreasi kerajinan tangan mulai dari tas, tempat foto, dan aksesoris lainnya dengan memanfaatkan limbah sampah tengah dipamerkan.

Ketua RW 09 Kampung Pelangi, Suryo Tri Harjanto mengatakan keikutsertaannya dalam perlombaan Kampung BERSINAR tersebut tak semata - mata untuk mendapatkan kemenangan. 

Melainkan sebagai upaya mengajak masyarakat untuk terus melaksanakan penyelamatan lingkungan.

"Kita memiliki slogan Menjaga Lingkungan Menyelamatkan Kehidupan. Dengan ikut perlombaan ini, saya mengajak masyarakat untuk tergerak melaksanakan penyelamatan lingkungan. Dan ini harus terus berlanjut ke depan," pungkas dia.

Topik
MalangBerita MalangProblematika sampah di Kota MalangDinas Lingkungan HidupKota Malang menggagas program Kampung BERSINAR

Berita Lainnya

Berita

Terbaru