Lewat Gowes, Germas Kabupaten Malang Curi Perhatian Warga Luar Daerah

Jul 14, 2019 17:31
Plt Bupati Malang Sanusi (tengah) saat gowes dalam menyuburkan kesadaran germas (Humas Pemkab Malang)
Plt Bupati Malang Sanusi (tengah) saat gowes dalam menyuburkan kesadaran germas (Humas Pemkab Malang)

MALANGTIMES - Gerakan hidup sehat masyarakat (Germas) di Kabupaten Malang terus dioptimalkan. 

Berbagai kegiatan maupun hari jadi institusi yang ada di Kabupaten Malang, kerap dijadikan ajang untuk menyuburkan germas.

Baca Juga : Libatkan Perguruan Tinggi, HKTI Bergerak Usung Nasib Baik Petani

Hal ini juga terlihat di Hari Bhakti Adhyaksa Ke-59  yang digelar di halaman parkir stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Minggu (14/07/2019).

Dimana acara tersebut diisi dengan Gowes, menaiki sepeda dengan tema Fun Bike and Adventure.

Ribuan sepeda pun memadati Stadion Kanjuruhan. 

Bukan hanya para peserta dari Kabupaten Malang saja yang mengikuti Gowes, tapi juga berasal dari berbagai kota di Jawa Timur (Jatim). 

Seperti dari Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Jember, Mojokerto, Gresik, Tuban, Blitar, Tulungagung dan Trenggalek.

Antusias warga luar kota dan warganya dalam Germas dengan Gowes masal itu, tentunya membuat Plt Bupati Malang Sanusi, berbangga.

Sanusi menyampaikan, perhelatan itu sebagai bentuk program Pemerintah Kabupaten Malang untuk terus memasifkan olahraga yang dibalut dengan kegembiraan.

"Lewat Gowes ini kita selain sehat juga membuat senang. Ini yang harus terus digalakkan oleh kita semua. Bahwa berolahraga itu tidak harus yang mahal," ucap Sanusi, Minggu (14/07/2019).

Selain menyehatkan, Gowes yang dilakukan dan diikuti oleh para pejabat Pemkab Malang, jajaran kejaksaan negeri dan Polres Malang. Juga menggabungkan unsur pariwisata di dalamnya. 

Dimana peserta diajak untuk menyusuri wilayah Kepanjen  dan Pagelaran yang masih terbilang asri. 

Hal ini pula yang membuat berbagai warga luar kota, berbondong-bondong mengikuti Gowes di Kabupaten Malang. 

Sanusi juga mengatakan, pihaknya memang sedang gencar-gencarnya kembali menggelorakan Germas. 

Dengan berbagai kasus penyakit yang diidap warganya, yaitu penyakit tidak menular dikarenakan pola hidup tidak sehat, membuat Sanusi melakukan berbagai terobosan untuk memasifkan dan membiasakan germas sampai tingkat desa.

Baca Juga : Syiar Milenial, PD Muhammadiyah Kota Malang Jaring Putra Terbaik Lewat Duta Putra Sang Surya

"Ini menjadi penting bagi pembangunan Kabupaten Malang. Tanpa tubuh sehat warganya tentu pembangunan akan terganggu juga. Karena itu salah satu upaya agar sehat adalah  berolahraga minimal 2 jam dalam 5 hari," ujarnya.

Dampak Gowes selain menyuburkan kesadaran germas, lanjut Sanusi adalah mengikat silaturahmi. Baik dari jajarannya bersama masyarakat sampai warga luar kota. 

Silaturahmi dengan Gowes pula yang akan semakin mendekatkan diri dan meleburkan antara pimpinan dan rakyatnya.

"Jadi cukup banyak hal positif dengan agenda ini. Semoga bisa jadi kegiatan tahunan nantinya," ucap Sanusi.

Terpisah, Abdul Qohar Kepala Kejari Kepanjen menyatakan, bahwa lembaganya berusaha hadir di masyarakat. 

Bukan hanya sebagai lembaga penegak hukum sebagai tupoksinya saja, tapi juga ikut serta dalam mendukung program pemerintah. Yakni germas  dan juga sektor pariwisata. 

"Gowes hari ini adalah salah satu upaya kami untuk itu. Selain mendorong germas juga turut serta memperkenalkan destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Malang. Khususnya kepada warga luar daerah," ujarnya.

Qohar juga menegaskan seperti yang disampaikan Sanusi, bahwa melalui Gowes ini juga bisa jadi riang silaturahmi dengan masyarakat.

"Ini ruang silaturahmi kita dengan masyarakat. Agar tercipta hubungan yang semakin baik antara kami dengan masyarakat," pungkasnya.
 

 

Topik
MalangBerita MalangGermas Kabupaten Malanggowes Kabupaten MalangHari Bhakti Adhyaksa Ke 59Fun Bike and Adventure

Berita Lainnya

Berita

Terbaru