Ribuan Calon Jamaah Haji Dilepas Wali Kota Malang, 11 Jamaah Terkendala Visa

MALANGTIMES - Ribuan calon jamaah haji (CJH) Kota Malang memadati kawasan Lapangan Rampal sejak pagi tadi (Kamis, 11/7). Penuh haru kebahagiaan, segala persiapan mereka satu persatu masuk ke dalam Bus yang telah siap berangkat untuk menuju ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Sanak saudara dan keluarga turut juga mengiringi pemberangkatan sebanyak 1243 CJH kali ini. Mereka rela menunggu di luar gerbang untuk menyambut dan mengabadikan momen keberangkatan keluarganya. 

Jumlah CJH tersebut tergabung dalam kloter 15 dan 16 masing - masing sejumlah 444 diberangkatkan pada pukul 07.00, sedangkan kloter 17 sebanyak 344 diberangkatkan pada pukul 09.00.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, Muhtar Hazawawi mengatakan dari total jumlah CJH yang diberangkatkan kali ini, ada 11 jamaah yang masih belum bisa diberangkatkan lantaran masih terkendala visa.

"Ada 11 yang tertunda karena visanya masih dalam proses perjalanan. Mudah- mudahan pagi ini bisa terselesaikan, kalau tidak ya harus bergabung pada kloter berikutnya," ujarnya.

Pihaknya memastikan tidak akan ada pembatalan keberangkatan bagi 11 jamaah yang masih terkendala visa. Hanya saja, prosesnya masih akan melihat kloter yang masih kosong.

"Kita belum tahu persis nanti ikut kloter berapa, menunggu perkembangan situasi yang kosong dan yang pas sheet-nya. Tapi pasti diberangkatkan dan tidak ada yang batal," imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang berpesan kepada CJH tahun ini untuk tetap menjaga kondisi psikis dan kesehatannya. Apalagi kegiatan pelaksanaan ibadah haji cukup banyak menguras tenaga. 

"Tadi saya pesan harus ada manajemen waktu dan penataan kesehatan. Ibadah psikis menata hati, kemudian ruhaniahnya. Karena antrinya berangkat haji itu puluhan tahun, kalau sudah sampai di sana ya dimanfaatkan dengan bagus," paparnya.

Pria yang akrab disapa Aji ini juga turut memantau melalui Kementerian Agama terkait kondisi masyarakat Kota Malang yang melaksanakan ibadah haji.

"Saya juga pesan kepada Kemenag untuk tolong terus dipantau dan saya diberikan updating. Baik itu masalah kesehatan dan pelayanan yang diberikan kepada jamaah kita di sana. Semua fasilitas yang diberikan itu juga untuk memperlancar ibadah mereka," pungkasnya.

Top