Kejaksaan Negeri Kota Malang Bakal Lelang 12 Kendaraan, Anda Berminat?

MALANGTIMES - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang bakal segera melakukan lelang barang bukti rampasan melalui lembaga Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Barang bukti rampasan yang bakal dilelang tersebut, yakni terdiri dari 12 sepeda motor berbagai merek.

Kasi Pengelolaan Barang Bukti, Kartika Nova Dian Kusuma SH, menjelaskan, jika barang bukti rampasan yang bakal dilelang tersebut, memang telah berstatus inkrah atau telah mendapatkan ketetapan hukum.

"Barang bukti tersebut merupakan hasil dari rampasan sarana-sarana yang digunakan oleh para pelaku kejahatan. Dan kasusnya juga beragam, ada sarana pencurian, penggelapan, maupun kasus lainnya," bebernya (9/7/2019).

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam proses lelang sendiri, prosesnya cukup panjang. Sebab setelah adanya putusan pengadilan, harus melalui rangkaian administrasi lagi. Dari putusan pengadilan, kemudian Seksi Pidsus atau Pidum melakukan proses internal dan selanjutnya menyerahkan ke Sub Bagian Pembinaan.

Di situ, diajukan pengajuan nilai barang lelang ke KPKNL, kemudian berlanjut KPKNL menentukan harga, setelah selesai lalu kembali diserahkan ke Sub Bagian Pembinaan, kemudian diajukan pelelangan kepada Kepala Kejari, Kajati dan Jaksa Agung.

Berlanjut lagi kemudian Kajari, Kajati, Jaksa Agung membuat surat keputusan izin lelang, dan kembali diserahkan ke Sub Bagian Pembinaan. Dari situ, Sub Bagian Pembinaan membuat permohonan lelang ke KPKNL dengan menyertakan berkas lelang.

Di KPKNL, memeriksa berkas, menetapkan jadwal serta mengumumkan melalui internet. Dan selanjutnya, kembali diserahkan ke Sub Bagian Pembinaan, dan Bagian Pembinaan mengumumkan jadwal lelang melalui surat kabar, dan memberitahukan kepada terdakwa mengenai lelang.

"Kemudian masyarakat bisa melakukan pendaftaran melalui internet, dan tinggal menunggu lelang, menentukan penawaran dan menentukan pemenang lelang," bebernya.

Setelah itu, pemenang lelang harus melunasi harga barang yang dilelang. Dan kemudian bisa mengambil barang lelang di Kejari Kota Malang. Sementara, untuk hasil lelang, tentunya akan masuk ke kas negara.

"Untuk beberapa kendaraan memang ada yang tak dilengkapi berkas-berkas, namun bukti pemenangan lelang bisa digunakan untuk mengurus berkas kendaraan ke pihak terkait," pungkasnya.

Top