Suasana pertandingan turnamen Pempek Farhan Open 2019 di GOR Djagung, Kota Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Suasana pertandingan turnamen Pempek Farhan Open 2019 di GOR Djagung, Kota Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Pukulan - pukulan kok, dan aksi - aksi smash mewarnai area GOR Djagung, Kota Malang sore ini (Selasa, 9/7). Ya, para atlet badminton dari berbagai klub se - Indonesia ini tampak bersemangat menunjukkan aksi - aksi luar biasanya.

Bukan tanpa sebab, mereka tengah mengikuti turnamen badminton 'Pempek Farhan Open 2019'. Ajang yang digelar untuk ke 3 kalinya ini berbeda dari tahun - tahun sebelumnya.

Lantaran, kali ini turnamen yang juga sekaligus dalam rangka perayaan ulang tahun Pempek Farhan Badminton Klub diikuti oleh peserta se Jawa Timur dan luar Jawa.



Setidaknya ada sekitar seribu peserta yang terdiri dari kategori anak - anak dan veteran. Selain dari klub Badminton se-Malang Raya dan Jawa Timur, ajang ini juga diikuti dari Sragen Jawa Tengah, Bali, Madura, dan ada juga dari Sampit Kalimantan.

Panitia Pempek Farhan Open 2019, Firul Santriyo mengatakan perlombaan yang dimulai sejak Minggu (7/7) hingga Jum'at (12/7) mendatang memang terbuka untuk siapapun.

"Iya, karena Pempek Farhan Open jadi siapapun boleh ikut. Hanya saja memang undangannya yang dibuat se Jawa Timur. Tapi di luar Jawa Timur boleh mengikuti turnamen ini," ujar dia ditemui di GOR Djagung, Kota Malang, Selasa (9/7).

Ajang tahunan kali ini juga bertabur hadiah puluhan juta. Tak ayal, selain menjajal kemampuannya dengan bersaing dengan atlet - atlet badminton mereka juga berharap - harap akan hadiahnya tentunya.

"Tahun ini, turnamen akan memberikan total hadiah senilai Rp 50 juta," imbuh dia.



Melalui turnamen kali ini, pihaknya berharap bibit - bibit atlet yang kurang terlihat akan mampu ditunjuk oleh Provinsi Jatim. Sehingga ada penjaringan bibit atlet daerah yang sekiranya bisa melaju ke kancah turnamen nasional.

"Turnamen Badminton se Jatim ini jarang diadakan, jadi dengan begini badminton di Malang akan semakin ramai. Sehingga anak - anak juga semakin terangsang semangatnya untuk ikut badminton," paparnya.

"Kemudian, nantinya dari atlet - atlet tersebut akan mampu menjaring bibit - bibit yang bagus dari daerah. Tak hanya daerah besar saja, tapi daerah kecilpun bisa jadi kemampuannya luar biasa," pungkas dia.

End of content

No more pages to load