Squad Poltam yang tengah sibuk membersihakn sisa dahan pohon berigin yang patah (Disperkim for MalangTimes)

Squad Poltam yang tengah sibuk membersihakn sisa dahan pohon berigin yang patah (Disperkim for MalangTimes)



Sore tadi (6/7/2019), seorang wanita muda tergeletak di pinggir jalan di kawasan Alun-Alun Kota Malang, tepatnya di depan Masjid Jam'i. Wanita tersebut ternyata usai tertimpa sebuah ranting pohon beringin yang tiba-tiba saja patah dan jatuh saat wanita tersebut melintas.

Melihat kejadian tersebut, petugas pengawasan taman atau Polisi Taman (Poltam) yang tengah berjaga dengan sigap memberikan pertolongan kepada korban. Petugas Poltam mengevakuasi korban. Selain itu, anggota Poltam wanita juga berupaya memberikan pendampingan kepada korban serta berupaya membantu mencari pertolongan medis.

Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang, Ir Kuncahyani membenarkan adanya kejadian tersebut. Dijelaskannya, usai kejadian, korban segera dilarikan ke rumah sakit RSSA. "Korban saat ini dirawat di RSSA dan masih dilakukan observasi," bebernya saat dihubungi MalangTIMES (6/7/2019).

Setelah menolong korban, para petugas Poltam juga langsung segera membersihkan dahan-dahan pohon beringin yang patah agar tidak semakin mengangu para pengguna jalan dan membuat kemacetan. 

Lanjutnya, mengenai masalah biaya pengobatan korban,  pihaknya juga sudah menginformasikan kepada korban, agar tidak perlu khawatir. Sebab korban bisa mengajukan klaim ke pihak asuransi yang memang saat ini sudah bekerja sama dengan pihak Disperkim Kota Malang. "Sudah kita sampaikan juga ke korban kalau biaya bisa diklaim asuransi sesuai ketentuan. Dan pihak asuransi juga sudah kita hubungi untuk proses selanjutnya," jelasnya.

Sementara itu, dalam antisipasi pohon tumbang, pihak pertamanan juga terus melakukan upaya perempesan dahan-dahan pohon yang memang dirasa berbahaya. Masyarakat juga diimbau untuk memberikan informasi, jika menemui adanya pohon-pohon yang memang membahayakan agar bisa segera ditindak lanjuti.

Sebelum melakukan pemotongan maupun perempesan, Bidang Pertamanan tak serta merta langsung mengeksekusi pohon tersebut. Bidang Pertamanan akan melakukan survey mengenai kelayakan pohon yang akan dirempes atau dipotong.

End of content

No more pages to load