PJ Kades Sambigede, Sumberpucung, Samsul Hadi (tengah) bersama Ketua Asosiasi Aku Mandiri Kab Malang Dodit Sugiarto (kanan) berpose dengan membawa produk rengginang warganya (Nana)

PJ Kades Sambigede, Sumberpucung, Samsul Hadi (tengah) bersama Ketua Asosiasi Aku Mandiri Kab Malang Dodit Sugiarto (kanan) berpose dengan membawa produk rengginang warganya (Nana)


Pewarta

Dede Nana

Editor

Heryanto


MALANGTIMES - Angkat Kejayaan Rengginang, Sambigede Rangkul Aku Mandiri.

Geliat ekonomi masyarakat perdesaan tidak bisa dipandang enteng. 

Walau tidak terlihat "wah", daya hidup dan kemampuannya telah turun temurun menjadi nafas kehidupan masyarakat di pedesaan. 

Tak terkecuali di Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, yang lama dikenal sebagai sentra produksi  rengginang.

Rengginang sebagai makanan camilan khas pedesaan, adalah produk tradisional yang mampu bertahan sampai era modern saat ini.

Bahkan, di Sambigede, rengginang telah menjadi ikon desa yang dikenal diberbagai daerah.

Hal ini disampaikan secara langsung oleh Pj Kades Sambigede, Samsul Hadi, saat ditemui MalangTIMES dalam festival rengginang di lapangan desa.

"Produk rengginang Sambigede sebenarnya populer. Bahkan warga masih banyak yang menjadikan mata pencaharian turun temurun. Potensinya besar, tapi masih belum terangkat maksimal," kata Samsul, Sabtu (06/07/2019) saat dirinya meninjau para produsen rengginang menggoreng olahannya di stand-stand yang disediakan.

Persoalan klasik pemasaran rengginang yang menurut Samsul yang masih menghadang para produsen di wilayahnya. Padahal, Sambigede tercatat memiliki sekitar 150 orang produsen rengginang sampai saat ini. 

"Potensi besar tapi terhadang pemasaran. Kendala ini membuat antusias para produsen pun tidak terpacu untuk lebih meningkatkan produknya. Karena itu kami terus mengupayakan solusinya. Salah satunya adalah menyelenggarakan festival rengginang ini. Dimana, kita libatkan akademisi serta asosiasi UMKM Aku Mandiri," ungkapnya.

Dari salah satu warga yang telah lama bekerja menjadi pembuat rengginang, kendala itu memang yang kerap membuat mereka hanya sekedar berjualan konvensional. Tidak terpikir untuk menciptakan produk rengginang "kekinian", misalnya, baik dari bentuk, kemasan maupun rasa.

"Saya hanya menjual rengginang seperti yang dulu diajarkan keluarga. Sama dengan warga lainnya di sini. Karena memang untuk mencipta lain-lain itu kan butuh waktu, dana dan tempat memasarkan yang cocok juga," ujar Ana kepada MalangTIMES.

Kendala inilah yang membuat Pemerintah Desa Sambigede, merangkul asosiasi UMKM Aku Mandiri  Kabupaten Malang yang fokus pada pemberdayaan masyarakat. 

Khususnya dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat yang memiliki usaha ekonomi produktif di perdesaan.

Dodit Sugiarto, Ketua Aku Mandiri Kabupaten Malang, menyampaikan, melalui berbagai kegiatan yang didukungnya, seperti festival rengginang di Sambigede, merupakan salah satu cara untuk semakin memperkenalkan produk rakyat tersebut.

"Lewat acara ini, kita kenalkan rengginang produk mereka secara luas. Sekaligus untuk semakin menguatkan motivasi mereka dalam berusaha rengginang. Sehingga ke depannya, mereka punya keinginan kuat untuk terus berubah, berinovasi dan akhirnya lebih maju," terang Dodit.

Dodit melanjutkan, potensi produk rengginang Sambigede terbilang besar. Nama yang telah dikenal, harga kompetitif dan rasa yang enak, serta menjadi usaha turun temurun. 

"Adalah potensi besar. Kami dari Aku Mandiri hanya mendorong para produsen rengginang ke arah yang lebih maju lagi. Baik melalui pembinaan, permodalan, sampai berbagai kegiatan lainnya," ujarnya.

Sepak terjang asosiasi UMKM Aku Mandiri pun diakui oleh Pemdes Sambigede. 

Sehingga dalam acara festival rengginang yang diikuti oleh berbagai BUMDesa di luar desa dan didatangi masyarakat banyak, Aku Mandiri menjadi bagian tak terpisahkan dalam mengangkat perekonomian masyarakat perdesaan.

"Mereka punya komitmen dan kita punya potensi. Karenanya kami bersinergi untuk mengembalikan kejayaan produk khas Sambigede ini. Harapan ke depannya adalah warga di sini semakin terangkat perekonomiannya melalui rengginang," ujar Samsul yang berencana juga untuk membangun toko khusus produk khas Sambigede berupa rengginang.

"Semoga kejayaan rengginang Sambigede bisa kembali terangkat. Dan memang kami tidak bisa sendiri. Sinergi dengan pemerintah, akademisi dan Aku Mandiri ini adalah cara tepat untuk itu," ucapnya yang juga menutup pembicaraan dengan menyampaikan, kegiatan festival rengginang akan dilakukan secara berkala ke depannya.

End of content

No more pages to load