Salah satu peserta saat landing di Bukit Glodagan, Desa Trantang, Kecamatan Kerek, Tuban. (Foto: istimewa)
Salah satu peserta saat landing di Bukit Glodagan, Desa Trantang, Kecamatan Kerek, Tuban. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Cabang olahraga (cabor) paralayang memang menjadi andalan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim ke VI yang diselenggarakan di Tuban. Dari cabor ini menghantarkan Kota Batu meraih medali emas pertamanya.

Baca Juga : Pemain Arema Tak Lagi Kirim Video Latihan, Ternyata Ini Sebabnya

Cabor paralayang ini diselenggarakan pada Jumat (6/7/2019) sore di langit Bukit Glodagan, Desa Trantang, Kecamatan Kerek, Tuban. Satu medali emas dipersembahkan oleh Maxwell Christhepene Benen.

Tidak hanya medali emas, paralayang juga mempersembahkan medali perak dari Galuh Ade Pristanto lewat nomor Akurasi Individual Putra.

Sayangnya di nomor Akurasi Individu Putri, atlet Kota Batu belum beruntung mendapatkan medali. Sebab untuk nomor ini medali emas berhasil direbut oleh Silvi dari Kabupaten Malang.

Lalu medali perak diraih oleh Kabupaten Malang dan perunggu diraih oleh Langking dari Tuban. “Nomor akurasi individu sudah tuntas Jumat (6/7/2019) sore, pemberian medali rencananya akan dilaksanakan hari Senin (9/7/2019),” kata Ketua Panitia Lokal Porprov Jatim Cabang Olahraga Paralayang, Kasriyono.

Baca Juga : Masih Cari Pengganti Ratu Tisha, Waketum PSSI: Tugas dan Tanggung Jawab Sekjen Itu Berat

Pada Sabtu (6/7/2019) ini kejuaraan dilanjutkan dengan nomor beregu putra dan beregu putri di Bukit Glodagan, Desa Trantang, Kecamatan Kerek, Tuban.

Sementara itu Manajer dan Pelatih Paralayang, Bayu Krisna menambahkan bersyukur bisa mempersembahkan medali emas dan perak pertama untuk Kota Batu.

"Mohon doa restunya, agar beberapa nomor selanjutnya bisa kita raih tambahan medali," harap Bayu.