Terimbas Kemarau, Harga Cabai Rawit di Malang Mulai Memanas

MALANGTIMES - Ibarat cuaca, harga cabai rawit di pasar-pasar tradisional mulai memanas. Musim kemarau yang tengah berlangsung, berpengaruh terhadap produksi cabai di beberapa daerah pemasok di kawasan Malang Raya. Imbasnya, harga komoditi cabai rawit mengalami kenaikan selama sepekan terakhir. 

Pekan ini, harga cabai rawit naik Rp 5 ribu hingga Rp 6 ribu per kilogram. Padahal, harganya sempat melandai pekan lalu karena panen raya cabai di beberapa daerah di Jawa Timur. Pedagang cabai di Pasar Besar Malang, Agus Salim mengungkapkan, kenaikan harga cabai rawit terjadi akibat minimnya stok. 

Agus menyebut, cabai dari petani banyak yang gagal panen akibat kekeringan. "Penyebabnya karena musim kemarau, banyak cabai yang rusak dan kering, gagal panen," kata Agus, hari ini (3/7/2019). Selain itu, panen cabai dari daerah-daerah sekitar tidak hanya dikirim ke Malang. Melainkan juga ke provinsi-provinsi di luar Jawa Timur.  

Jika sebelumnya harga cabai rawit Rp 36 ribu per kilogram, kini harganya naik menjadi Rp 44 ribu per kilogram. Untuk cabai lalap harganya melonjak dari Rp 60 ribu menjadi Rp 64 ribu per kilogram. "Untuk cabai merah besar saat ini harganya Rp 56 ribu, dari harga sebelumnya Rp 50 ribu per kilogramnya," ungkapnya.

Meski stok kurang, namun Agus menilai jika kualitas cabai yang saat ini dijualnya lumayan bagus. Selama ini, ia mendapatkan pasokan cabai dari kawasan Kabupaten Malang seperti Wajak dan Tumpang. "Stok kurang, permintaannya banyak. Kualitas cabainya masih lumayan. Kemungkinan kondisi ini terjadi selama musim kemarau," tutur Agus. 

Sementara itu, komoditi bawang merah dan bawang putih justru turun. Untuk cabai merah, jika sebelumnya dibanderol Rp 30 ribu per kilogram, kini harga turun jad Rp 25 ribu per kilogram. "Kalau bawang putih sekarang harganya Rp 30 ribu, sebelumnya Rp 32 ribu per kilogram," pungkasnya.

Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Dinas Perdagangan Jawa Timur, kenaikan harga cabai rawit memang paling signifikan. Berdasarkan harga rata-rata dari lima pasar tradisional, cabai rawit mengalami kenaikan 16,5 persen dari Rp 31.810 menjadi Rp 37.058 atau naik Rp 5.248 per kilogram. 

Top