Joko Susanto (6 dari kiri berdiri shaf pertama) saat safari silaturahmi ke Cakades lain setelah usai Pilkades (Nana)

Joko Susanto (6 dari kiri berdiri shaf pertama) saat safari silaturahmi ke Cakades lain setelah usai Pilkades (Nana)



MALANGTIMES - Ajakan untuk kembali bersatu setelah perhelatan Pilkades serentak gelombang III tahun 2019 selesai, dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, diaplikasikan dengan baik di salah satu desa di wilayah Wonosari.

Yakni di Desa Plandi, Wonosari, yang menggelar juga pilkades, Minggu (30/06/2019) lalu, dan diikuti oleh 4 calon kepala desa. Dimana, dari hasil perhitungan suara Cakades nomor urut 3 Sutrisno menjadi pemenangnya. Mengalahkan petahana sekaligus dua rival lainnya.

Tidak ingin larut dalam kekalahan dan menghindari adanya ekses gesekan, salah satu Cakades nomor urut 4 yaitu Joko Susanto, berinisiatif melakukan safari kunjungan kepada para Cakades.

"Telah kita lakukan bersama seluruh tim saya dan warga dusun Selobekiti dan Tambakrejo untuk melakukan kunjungan atau silaturahmi kepada para Cakades, kemarin (Senin, 01/07/2019) malam. Ini dalam upaya penetrasi suhu politik di Desa Plandi, paska pencoblosan," kata Joko kepada MalangTIMES, Selasa (02/07/2019).

Upaya Joko bersama warga dua dusun dan tim kampanye saat berkontestasi dalam Pilkades tersebut ternyata mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Tak terkecuali dari para Cakades yang sempat beradu sengit dalam Pilkades.

Pj Kades Plandi, Ridwan menyampaikan, bahwa upaya safari yang dipelopori salah satu Cakades, Joko, merupakan hal yang patut diapresiasi.

"Langkah ini sangat positif dan tentunya patut ditiru. Ini memperlihatkan bahwa masyarakat Desa Plandi benar-benar dewasa dalam menjalankan demokrasi. Saya sebagai Pj tentunya meminta selesai Pilkades, mari kita kembali bergotong royong membangun desa," ujarnya.

Rute safari silaturahmi kepada para Cakades  yang dilakukan Joko yang hanya selisih sekitar 66 suara dengan pemenang dimulai menuju rumah Sutrisno, yang merupakan pemenang. Dilanjutkan ke calon nomor urut 01  Ngadiman, dan berakhir di rumah  Misenan calon nomor urut 02.

"Jadi kita datangi semua Cakades. Selain untuk mengucapkan selamat kepada pemenang juga untuk menunjukkan bahwa Pilkades kemarin merupakan sarana perubahan, persatuan, dan kerukunan demi terwujudnya Desa Plandi yang Gemah Ripah Lohjinawi. Bukan sekedar mencari kemenangan pribadi tapi berujung tidak kondusif," urainya.

"Hal ini juga untuk menunjukkan kepada masyarakat luas, bahwa warga Plandi memiliki sikap dewasa dalam berdemokrasi. Selesai pilihan, kita kembali bersatu dan bekerja lagi," imbuhnya.

Sambutan Cakades lainnya pun patut diapresiasi. Sutrisno, sang pemenang Pilkades Plandi, mengucapkan terimakasihnya atas kunjungan eks lawan politiknya serta memberikan apresiasi tinggi dengan upaya positif menetralisir suhu Pilkades yang sempat memanas.

"Saya pribadi sangat berterimakasih dan mengapresiasi tinggi kunjungan ini. Saatnya warga Plandi bersatu melupakan perbedaan pilihan selama proses Pilkades. Ini adalah langkah baik dan positif," ucapnya haru. 

Warga Plandi pun memberikan responnya atas langkah Joko tersebut. Beberapa perwakilan dari tokoh masyarakat menyampaikan, bahwa upaya yang dilakukan Joko dan warga  ini merupakan hal baru dan pertama kali sepanjang hidupnya melihat proses pemilihan kades yang sangat damai, harmonis dan kekeluargaan. 
"Kami salut dengan pak Joko. Walau kalah tapi memberikan contoh tauladan bagi semua masyarakat," ujarnya.

 

 

End of content

No more pages to load