Kota Malang Bertekad Pertahankan Juara Umum Kedua dengan Semangat "Kita Datang, Kita Lawan, Pasti Menang" di Porprov 2019

MALANGTIMES - Atlet-atlet Kota Malang yang berlaga di Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) Jatim VI didorong untuk berjuang secara maksimal. Pasalnya, ada target tinggi yang mereka emban.

Ya, para atlet Kota Malang diharapkan mampu mempertahankan posisi juara umum kedua atau runner-up dalam Porprov Jatim 2019 yang berlangsung di Kabupaten Lamongan, Gresik, Bojonegoro, dan Tuban (LGBT). Selama gelaran porprov sebelumnya, Kota Malang selalu sukses menduduki posisi kedua di bawah Surabaya.

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, sangat sulit untuk menggapai juara umum yang selalu diraih Surabaya. Namun, tidak ada yang tidak mungkin. Karena itu, Sutiaji minta  setidaknya para atlet Kota Malang  nantinya mampu membawa pulang medali emas lebih banyak daripada ajang sebelumnya sehingga jarak perolehan medali dengan Surabaya semakin tipis. 

"Kalau kita mau juara umum, itu pautannya cukup jauh. Lebih dari separo. Surabaya medalinya lebih banyak 120. Kita masih 54. Tapi paling tidak, semakin mendekati. Kita tempel  Surabaya," ujar Sutiaji  usai melepas para atlet, pelatih dan ofisial jontingen Kota Malang di Porprov Jatim VI 2019 di halaman Balai Kota Malang, Senin (1/7) pagi.

Sutiaji mengakui, tahun 2019 ini, anggaran yang diberikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang menurun. Namun semangat dalam pencapaian prestasi di bidang olahraga harus tetap menjadi acuan.

Pria yang akrab disapa Aji ini menambahkan, porprov harus menjadi pembuktian kepada masyarakat Kota Malang bahwa dana bukanlah segala-galanya untuk menggapai prestasi.

"Harapan kita karena semangat, rutinitas pembinaan yang kita unggulkan, baik dari atlet maupun pelatihnya. Dana kecil hanya ujian. Jadi, tunjukkan kepada masyarakat  bahwa kita tetap berprestasi. Itu lebih hebat ketimbang kita berprestasi dengan uang banyak," tandas dia.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Malang Eddy Wahyono mengatakan, untuk mencapai target yang sama, memang butuh perjuangan keras dari para atlet. Apalagi, banyak kabupaten/kota lain yang diprediksi juga mengincar posisi runner up tersebut.

"Kita harapkan ada peningkatan dengan target 20 sampai 30 persen ya peraihan medali. Dan ini butuh perjuangan karena banyak yang mengincar posisi ini. Kita coba dengan anggaran minim tapi prestasi maksimal, itu akan menjadi luar biasa," ucapnya.

Kota Malang memberangkatkan kontingen sekitar 540 orang. Mereka terdiri dari atlet putra dan putri serta ofisial ke Propov Jatim VI. Dari 40 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dan dilombakan di Porprov VI, Kota Malang terjun di 38 cabor. Pihak KONI juga bakal memberikan bonus senilai Rp 30 juta kepada peraih medali emas. Jumlah itu lebih besar daripada bonus porprov sebelumnya.

"Saya sampaikan tadi bahwa untuk emas ada bonus  sebesar Rp 30 juta. Semangat ini juga yang saya sampaikan sesuai semboyan Kota Malang, yakni 'Kita Datang, Kita Lawan, Pasti Menang," pungkasnya.

Top