Musim Dingin, Dua Hari Kebakaran Terjadi di Kota Malang, Damkar Kota Malang Tekankan Hal Ini

MALANGTIMES - Di tengah musim kemarau dengan udara yang cukup dingin beberapa hari belakangan, kejadian kebakaran tetap saja menghantui Kota Malang.

Masyarakat nampaknya juga masih mengabaikan atau acuh terhadap penyebab-penyebab kebakaran.

Seperti beberapa kejadian kebakaran selama dua hari di Kota Malang. 

Kemarin (29/6/2019) kebakaran terjadi di kawasan Barongan atau kawasan rerimbunan bambu di Jalan Kumis Kucing Gang Macan, RT 6 RW 2, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kebakaran tersebut,  terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi diduga akibat puntung rokok yang dibuang oleh seseorang yang tak bertanggung jawab. 

Beruntung,  kejadian tersebut segera dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran dan segera bisa dipadamkan oleh beberapa mobil pemadam yang langsung turun ke lokasi kejadian.

Kemudian peristiwa kebakaran selanjutnya, terjadi hari ini (30/6/2019). Sebuah rumah milik berlantai dua di kawasan Kampung Tridi, siang tadi terbakar habis. Kejadian tersebut bermula, ketika pemilik rumah berada di lantai bawah.

Awalnya, pemilik rumah tidak mengetahui jika lantai dua rumahnya telah terbakar. 

Pemilik rumah baru mengetahui setelah diberi tahu oleh warga sekitar. 

Setelah itu, anak pemilik rumah langsung ke lantai dua berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sementara itu, anak pemilik rumah menduga jika kebakaran tersebut terjadi karena adanya korsleting listrik. 

Anak pemilik rumah juga mengatakan jika dilantai dua rumahnya terdapat banyak kabel dan stop kontak.

Beruntung api segera bisa dipadamkan oleh enam unit mobil pemadam kebakaran Kota Malang dan tidak merembet ke rumah warga lain yang jaraknya cukup dekat dengan rumah yang terbakar.

Melihat itu, Kepala Damkar Kota Malang, Anton Viera cukup menyayangkan kejadian tersebut.

Seharusnya, masyarakat lebih waspada terhadap hal-hal yang bisa menimbulkan bencana, khususnya kebakaran, terlebih lagi dengan kondisi di Kota Malang yang dikelilingi  pemukiman padat.

"Intinya kita tekankan kepada masyarakat Kota Malang, maupun Malang Raya untuk selalu waspada dan melakukan langkah-langkah preventif  terhadap bahaya kebakaran, apalagi sekarang sudah memasuki musim kemarau," bebernya (30/6/2019).

Lebih lanjut dijelaskan, upaya preventif yang dimaksud seperti tidak membakar sampah sembarangan di kawasan yang mudah terbakar, seperti rerimbunan bambu dan lainnya.

"Dan yang terkadang sering dilakukan adalah kebiasaan membuang puntung rokok di sembarang tempat. Inilah yang harus benar-benar dihilangkan, masyarakat harus sadar pada potensi bahaya kebakaran yang rentan terjadi," paparnya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar warga tidak memasang instalasi listrik secara sembarangan. 

Sebab, seperti diketahui, sudah seringkali kebakaran terjadi akibat korsleting listrik yang itu terjadi karena pemasangan instalasi listrik yang tak sesuai standar.

"Makanya kami imbau agar masyarakat yang  memasang instalasi listrik dilakukan sesuai standar dan dipasang oleh ahlinya. Tentunya semua demi menghindari adanya bencana kebakaran,"pungkasnya.

 

 

Top