Ke Malang, Rahmad Darmawan Buka Memori Lama

MALANGTIMES - Pelatih PS Tira Persikabo, Rahmad Darmawan yang akan menghadapi Arema FC malam nanti sedikit mengenang masa lalunya yang pernah menangani tim pujaan Aremania ini.

Purnawirawan TNI berpangkat terakhir Mayor tersebut mengungkapkan bahwa ia mengenal Malang sebagai kota yang melahirkan orang-orang yang punya militansi tinggi. Hal tersebut berimbas bagi tim sepak bola yang kini bermain di Liga 1 2019 yakni Arema FC.

"Saya pernah di sini, dan di sini punya tradisi pemenang, militansi pemain juga sangat tinggi.
Dan ini tidak pernah hilang," ujar Rahmad Darmawan.

Seperti diketahui, Rahmad Darmawan pernah membesut Arema FC (saat itu masih bernama Arema Cronus) pada tahun 2012 hingga 2013. Saat itu, tim yang dinakhodai tersebut digolongkan sebagai tim berjuluk Los Galacticos atau tim bertabur bintang, karena diisi oleh materi pemain berlabel Timnas Indonesia dan pemain asing berkelas.

Di sisi lain, PS Tira Persikabo akan menghadapi Arema FC di Stadion Gajayana nanti malam. Dan Rahmad Darmawan masih cukup ingat dengan stadion berkapasitas 35.000 tersebut karena memiliki keangkeran tersendiri bagi tim lawan yang akan bermain.

"Kalau menurut saya, dari sisi dekatnya tribun dengan lapangan kalau di Gajayana itu yang membuat tekanan untuk lawan sangat tinggi," katanya.

Lebih jauh, ia juga mengungkapkan bahwa bermain di Stadion Gajayana lebih menantang ketimbang di Stadion Kanjuruhan. "Kalau atmosfir jelas menantang di Gajayana, karena ini stadion bersejarah bagi Arema dan Malang," tandasnya. 

Top