Ketua KONI Kota Batu Mahfud saat jumpa pers yang diselenggarakan di kantor KONI Kota Batu, Jl Sultan Agung Nomor 8, Kamis (27/6/2019).
Ketua KONI Kota Batu Mahfud saat jumpa pers yang diselenggarakan di kantor KONI Kota Batu, Jl Sultan Agung Nomor 8, Kamis (27/6/2019).

MALANGTIMES - Sebanyak 198 atlet dan 52 official dari 23 cabang olahraga yang diikuti siap berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke VI. Kamis (27/6/2018) Porprov Jawa Timur ke VI mulai digelar di empat kota yakni Gresik, Lamongan, Bojonegoro, dan Tuban.

Ketua KONI Kota Batu Mahfud mengatakan, pada Rabu (26/6/2019) tahap pertama pemberangkatan atlet dilaksanakan. Tim Sepak Bola Kota Batu bertolak menuju Lamongan, sebab malam nanti akan bertanding melawan Tim Sepak Bola Kab Malang. “Mohon doa restu dan dukungan, agar 198 atlet dan 52 official bisa meraih juara dan kita bisa memenuhi target perolehan sekurang-kurangnya 10 medali emas atau ranking 10 Jawa Timur," kata Mahfud didampingi Ka Satgas Porprov Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi.

Kota Batu membidik posisi 10 besar dengan target 10 medali emas. Dua cabor andalan Kota Batu yakni tinju dan paralayang. “Yang berpotensi merebut medali emas ini, di samping beberapa cabor andalan seperti selain Paralayang dan tinju, ada juga Silat, Karate, Selam, Balap Sepeda, wushu, gulat dan beberapa andalan lainnya,” imbuhnya.

Tinju itu diunggulkan karena pada porprov sebelumnya mampu menjadi juara umum dengan enam medali emas. Sedangkan paralayang ditarget menjadi juara umum dengan raihan empat medali emas. "Dan kami yakin pasti atlet Kota Batu mampu berjaya lagi di porprov mendatang," tambah mantan Sekretaris KONI Kota Batu ini. 

Menurutnya ia optimis target ini tercapai berdasarkan keoptimisan yang disampaikan para pelatih cabor. Selain itu target yang ditetapkan ini tidak jauh dari perolehan medali dalam Porprov sebelumnya yakni 6 medali. 

Ia berharap warga Kota Batu mendoakan agar target Menuju Batu 10 atau meraih perolehan sekurang-kurangnya 10 medali emas atau ranking 10 besar Jawa Timur (Jatim) tercapai. ”Seluruh ikhtiar sudah dilaksanakan oleh KONI, Pengurus Cabang, Pelatih serta atlet. Tinggal doa dan dukungan warga Kota Batu sangat dibutuhkan untuk menaikkan moril para atlet,” tutupnya.