Tes Kualitas Udara, Kota Malang Terapkan Metode Passive Sampler

Jun 26, 2019 16:15
Petugas pengambil contoh DLH Kota Malang saat melepas alat Passive Sampler di kawasan Balai Kota Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Petugas pengambil contoh DLH Kota Malang saat melepas alat Passive Sampler di kawasan Balai Kota Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Tes kualitas udara, Pemerintah Kota Malang terapkan metode Passive Sampler. Metode yang sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir ini pun rutin dilakukan dua kali setahun. Salah satu tujuannya adalah menentukan Indeks Kualitas Udara (IKU).

Baca Juga : Terkuak, Data Petani Terkena Limbah Greenfields Sejak Tahun Lalu Telah Dilaporkan, Tapi...

Plt. Kepala UPT Laboratorium Lingkungan DLH Kota Malang, Sista Nandini menyampaikan, pemasangan Passive Sampler sudah dilakukan sejak dua minggu yang lalu. Pemasangan alat pengukur udara tersebut dilakukan secara serentak oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Jadi ini program dari Pemprov Jatim, dan sample ukuran udara akan dikirim ke Pemprov dan diuji di sana. Nantinya kami akan bisa mengetahui hasil setelah mendapat informasi dari Pemprov Jatim," katanya pada MalangTIMES, Rabu (26/6/2019).

Dia menyampaikan, kualitas udara di Kota Malang selama ini tergolong bagus. Kualitas udara jauh di atas baku mutu udara yang dipersyaratkan. Karena selain fokus memantau kualitas udara menggunakan berbagai metode, Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang juga rutin meningkatkan indeks kualitas tutupan lahan. Salah satunya dengan penanaman pohon hingga menambah ruang terbuka hijau (RTH).

Sementara itu, Petugas Pengambil Contoh Dinas Lingkungan Hidup, Tri Candra W yang melepas alat Passive Sampler menjelaskan, ada empat titik pemasangan Passive Sampler untuk mengetahui kualitas udara di kota pendidikan ini. Ke empat lokasi tersebut adalah kawasan depan Balai Kota Malang, perumahan Araya, kawadan Block Offise Kota Malang, dan PT HM Sampoerna.

Ke empat lokasi itu dipilih untuk mengetahui kualitas udara dari masing-masing kategori. Kawasan depan Balai Kota Malang sendiri dipilih lantaran menjadi salah satu kawasan yang ramai dan padat kendaraan. Kemudian untuk kawasan perumahan Araya untuk mewakili kualitas udara di kawasan pemukiman.

Baca Juga : Hama Tikus Bikin Buntung, Dinas Pertanian : Alat Bantuan Masih Terkendala Lelang

"Kalau Block Office itu untuk mengetahui kualitas udara di area perkantoran, dan PT HM Sampoerna untuk mewakili daerah perindustrian," jelasnya.

Menurutnya, Passive Sampler merupakan salah satu metode sederhana yang digunakan untuk pengukuran kualitas udara ambien dengan menggunakan parameter ukur SO2 dan NO2. Waktu dua minggu lun sudah ditetapkan sebagaimana pola yang memang telah ditetapkan menggunakan alat tersebut.

"Setelah ini langsung dikirim dan hasilnya akan diberikan ke kami setelah diuji lab," pungkasnya.

 

Topik
MalangBerita MalangMetode Passive SamplerDLH Kota MalangTes kualitas udara Kota Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru