Logo Arema FC (istimewa)
Logo Arema FC (istimewa)

MALANGTIMES - Tiga pemain Arema FC yang bermain di Timnas Indonesia senior dan U-23 menjadi harapan bagi tim pelatih Singo Edan untuk menularkan ilmunya kepada rekan-rekannya di tim. Yakni,  Dedik Setiawan, Muhammad Rafli dan Hanif Sjahbandi. Hal itu dikarenakan pengalaman bermain internasional juga sedikit banyak tertuang ketika latihan bersama rekan-rekannya.

Meski masih berusia muda, namun mereka bisa menjadi bahan percontohan pemain lain agar berprestasi dengan dipanggil bersama Timnas Indonesia. "Jadi mereka tidak hanya bermain di bangku cadangan, mereka tidak hanya latihan, mereka bermain lebih baik. Ketika mereka datang pertama kami tidak punya ide bagaimana mereka bisa memberikan perbedaan. Karena Rafli bisa saja sedang meningkat atau menurun. Dedik mungkin juga seperti itu tapi mereka menunjukkan kepercayaan diri dan mereka berlatih dengan cara baik dan jika mereka memiliki pengalaman di laga internasional tentu hal itu akan membawa dampak yang baik bagi Arema," papar pelatih kepala Arema FC, Milomir Seslija.

Secara pengalaman, Dedik Setiawan adalah pemain yang bisa diandalkan di lini depan karena pada laga internasional dia sering mendapat pressing ketat dari lawan. Untuk Hanif Sjahbandi, gelandang pekerja keras ini juga sering mendapat kepercayaan Milomir Seslija saat Singo Edan menghadapi tim sulit.

Sementara untuk M. Rafli, ia memiliki pengalaman baru karena dimainkan sebagai striker oleh Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-23. Dan ia membuktikan diri sebagai striker yang patut dipertimbangkan karena mampu ciptakan hattrick. "Semua pemain masih punya kesempatan, tinggal bagaimana kondisi terakhirnya sebelum pertandingan, dan saya juga akan melihat kekuatan tim lawan," tandasnya.