Wali Kota Malang, Sutiaji (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Wali Kota Malang, Sutiaji (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Kota Malang resmi terpilih sebagai Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Predikat tersebut semakin memperkuat jati diri kota pendidikan ini sebagai kota kreatif yang memang kaya akan inovasi.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Revitalisasi Pasar Bunulrejo Dibatalkan

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, setelah melalui proses seleksi yang panjang, Kota Malang akhirnya terpilih sebagai KaTa Kreatif. Pasca mendapat predikat itu, Kota Malang bakal mendapat pendampingan khusus dari Bekraf.

"Dan Senin (24/6/2019) besok saya akan kembali melakukan presentasi di hadapan Bekraf," katanya pada MalangTIMES, Sabtu (22/6/2019).

Dia menjelaskan, Kota Malang terpilih sebagai dua besar terbaik kota kreatif, atau ditunjuk sebagai role model kota kreatif di Indonesia. Ini menjadi sebuah prestasi atas kolaborasi yang dikemas dalam strategi pentahelix yang melibatkan berbagai unsur. Mulai dari birokrasi, komunitas, unsur pendidikan, hingga pengusaha.

Untuk memperkuat Kota Malang sebagai kota kreatif, menurutnya penguatan ekosistem pelaku ekonomi kreatif akan terus digerakkan. Kemudian dilanjutkan dengan peningkatan infrastruktur. Salah satunya melalui pembangunan Rumah Kreatif serta menjadikan kawasan kayu tangan menjadi zona kreatif bernilai heritage yanh sudah mulai digarap mulai sekarang.

"Yang jelas tahun depan Rumah Kreatif menjadi pekerjaan rumah Pemkot Malang untuk segera diwujudkan," terangnya.

Baca Juga : Jamin Nasib Tenaga Kerja, Disnaker-PMTSP Kota Malang Ajukan Skema Jaring Sosial

Sebelumnya, pria berkacamata itu juga menyampaikan, dalam satu tahun, menurutnya ada sekitar 4.800 lulusan program IT yang ditelurkan kurang lebih 22 perguruan tinggi yang memang konsentrasi pada bidang IT. Itu menjadi angin segar untuk menciptakan banyak teknologi baru dalam bidang IT ke depannya.

"Ini juga upaya untuk menyongsong era 4.0, di mana Kota Malang jadi pilot projectnya," tambahnya.

Lebih jauh politikus Demokrat ini juga menyampaikan jika pada 2020 mendatang Pemkot Malang akan membangun Rumah Kreatif dengan anggaran yang cukup fantastis. Sehingga diharapkan perkembangan ekonomi kreatif nantinya jauh lebih besar lagi dari sekarang. "2020 kami lebih konsentrasi pada rumah kreatif, dan akan dianggarkan," tegasnya.