Dingin Gara-Gara Angin Australia, Warga Twitter Malah Pada Curcol

MALANGTIMES - Warga yang bermukim di sejumlah wilayah di Pulau Jawa, beberapa hari terakhir merasakan suhu udara lebih dingin dari biasanya. 

Hal tersebut karena pengaruh angin monsoon dingin yang berembus dari daratan Australia. Alih-alih membahas cuaca, warga Twitter malah membuat plesetan soal dingin untuk curhat colongan alias curcol. 

Misalnya yang dicuitkan akun Sebuah Senyuman. "Walaupun #dingin tetap harus kuat menghadapi kenyataan, hiya hiya," tulisnya dengan disertai tangkapan layar suhu udara. "#dingin sih, tapi yang bisa dipeluk cuma agama (emoticon patah hati)," tulis akun Yrcutebby. 

Atau yang menyamakan suhu udara dingin dengan sikap mantan. "Dingin yaa, kayak sifat kamu ke aku #dearmantan," cuit Harishamd. 

"Jangankan 19 derajat, menghadapi 0 derajat-mu saja aku sanggup kok #dingin," tulis Septian Sindi Rahayu. Juga cuitan Hidaa yang menyebut suhu udara dingin sampai menembus tulang. "#dingin nya hari ini sampai nembus tulang, ga kayak kamu sampai nembus perasaan (emot berpikir) eeeaaa," cuitnya.

Dinginnya cuaca, juga membuat sebagian orang malas beraktivitas. "Gila #dingin banget sampai males mau mandi," cuit Ayamjantan. Cuaca dingin juga diasosiasikan dengan ademnya pikiran. "#Adem itu ketika pagi-pagi dapat lunasan hutang setelah beberapa bulan hanya menerima janji heuheu #dingin itu #suhu saat ini," tulis Agungoktaviyan2. 

Bagi warga pendatang di Malang Raya, suhu udara dingin juga dinilai identik dengan momen penerimaan mahasiswa baru (maba). "Dingin serasa pakai AC. Malang rasa hawa Maba," tulis akun Sinopal11 yang menyertakan tangkapan layar suhu 16 derajat Celcius. 

"Musim maba. Kota Malang mulai menunjukkan cover depannya. Dingin banget. Gimana daerahmu," cuit #PenikmatSenja. 

Dilansir oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa suhu udara dingin tersebut terpengaruh dengan monsoon dingin Australia yang diperkirakan berlangsung mulai Juni hingga September 2019. 

Suhu udara yang dingin ini dipengaruhi adanya periode musim dingin di benua Australia yang berada di tekanan udara yang cukup tinggi. Hal itu membuat terbentuknya antisiklon di daerah tersebut serta massa udara yang bersifat dingin dan kering. Sedangkan, wilayah Asia sendiri mengalami musim panas dan terdapat daerah tekanan rendah sehingga terbentuk siklon.

Udara dingin ternyata tak hanya dirasakan di Pulau Jawa, namun berbagai wilayah di Indonesia juga merasakannya, seperti Bali, NTB dan NTT. Penyebabnya adanya pola tekanan udara yang relatif tinggi di Australia dan rendah di Asia yang menyebabkan pergerakan massa udara dari Australia membawa udara dingin dan kering tersebut mengarah ke Asia melewati Indonesia.
 

Monsoon dingin Australia juga menyebabkan suhu udara musim kemarau di Indonesia menjadi lebih dingin dari musim hujan. Monsoon dingin Australia ini akan berlangsung dari Juni hingga September nanti.

Top