The King of Steel Asal Malang, Ono Gaf Kembali Bikin Karya Kolaborasi Gandeng Seniman Inggris

Jun 21, 2019 17:21
Seniman asal Malang, Ono Gaf saat berproses membuat patung kontemporer berkolaborasi dengan Michelle Laing asal Inggris. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Seniman asal Malang, Ono Gaf saat berproses membuat patung kontemporer berkolaborasi dengan Michelle Laing asal Inggris. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kota Malang memiliki satu seniman patung logam yang berjuluk The King of Steel di kancah internasional, yakni Ono Sumarsono atau yang akrab dikenal dengan Ono Gaf. 

Kali ini, Ono tengah menggarap proyek baru dengan menggandeng seniman asal Inggris, Michelle Laing. Keduanya bakal menyulap besi-besi bekas menjadi patung bernilai seni.

Baca Juga : Film Dokumenter The Beatles 'Get Back' Rilis September 2020

Proyek tersebut, mulai dikerjakan sejak Rabu (19/6/2019) kemarin di bengkel kreatif milik Ono di Jalan Bingkil, Kota Malang. Ono Gaf dan Michelle terlihat sibuk memilah besi bekas. Mereka mulai mempersiapkan diri untuk membuat patung. Kegiatan tersebut dimulai dengan memotong beberapa perangkat besi dan menyusunnya sebagai kerangka patung.

Ono sendiri bukan kali pertama berkolaborasi dengan seniman luar negeri. Sebelumnya, ia pernah melakukan hal yang sama dengan seniman asal Korea, Thailand hingga Australia. Karyanya juga sudah termonumenkan di berbagai penjuru dunia seperti Amerika, New Zealand, dan lain-lain. "Ketika diajak oleh Michelle untuk kolaborasi, saya menerima dan semangat untuk melakukan sebuah karya," terang dia.

Rencananya, kolaborasi dua seniman lintas zaman itu akan menghasilkan karya patung kontemporer yang berukuran tinggi satu meter. "Kalau membentuk karya seni, kami bebas menerangkan ide-ide dan baru ketahuan hasil akhirnya. Prediksinya, membutuhkan waktu beberapa hari. Bahan baku berupa besi saya beli sendiri," papar dia.

Sementara itu, Michelle menambahkan, ia tertarik untuk mengajak Ono Gaf berkolaborasi lantaran ia menyukai hasil karya yang telah dihasilkan Ono Gaf. "Saya mencari informasi di Google dan Facebook. Kemudian menemukan orang yang memiliki karya dari besi juga dan sangat menarik. Akhirnya saya ajak kolaborasi," papar perempuan asal Inggris ini.

Sejauh ini, ia sudah berkeliling ke beberapa negara, seperti India, Malaysia dan Thailand untuk berkolaborasi dengan warga sekitar untuk menghasilkan karya seni. "Saya menyukai menggambar dan melukis. Di Lombok, saya melukis papan kayu dan membuat karya dari ranting kayu. Sementara, di Malang  saya membuat karya dari besi," lanjut dia.

Baca Juga : Malang Ngerock Kembali, God Bless Siap Bawakan "Cermin"

Rencananya, hasil karya yang dibuatnya tersebut tidak akan dibawa ke Inggris. "Tidak saya bawa. Selain berat, butuh biaya banyak untuk membawanya ke sana. Biar di Malang saja. Saya senang melakukan ini dan berkarya dengan hati," papar dia.

Ia berharap, dengan adanya kolaborasi tersebut, ia bisa memperkenalkan hasil karya seni dari besi dan membuat masyarakat Indonesia tertarik. "Ini hal yang sangat menantang untuk saya, The King of Steel bertemu dengan Queen of Steel dari Inggris," pungkasnya.

Topik
MalangBerita Malangseniman patung logamThe King of Steelkancah internasional

Berita Lainnya

Berita

Terbaru